Jaringan Jamaah Islamiyah Nonstruktur Dibekuk di Tasikmalaya
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (3.49)   |   COMPOSITE 6258.75 (33.25)   |   DBX 1361.34 (0.42)   |   I-GRADE 179.18 (1.41)   |   IDX30 502.509 (3.5)   |   IDX80 134.874 (0.99)   |   IDXBUMN20 393.542 (2.29)   |   IDXESGL 138.721 (1.04)   |   IDXG30 140.869 (0.73)   |   IDXHIDIV20 444.908 (3.39)   |   IDXQ30 144.657 (0.96)   |   IDXSMC-COM 296.3 (1.57)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (4.05)   |   IDXV30 132.413 (2.15)   |   INFOBANK15 1051.36 (5.92)   |   Investor33 433.839 (2.98)   |   ISSI 179.41 (1.13)   |   JII 608.801 (4.3)   |   JII70 214.954 (1.52)   |   KOMPAS100 1205.85 (8.78)   |   LQ45 941.363 (6.94)   |   MBX 1692.14 (10.5)   |   MNC36 321.868 (2.02)   |   PEFINDO25 321.871 (0.09)   |   SMInfra18 304.318 (4.08)   |   SRI-KEHATI 368.746 (2.68)   |  

Jaringan Jamaah Islamiyah Nonstruktur Dibekuk di Tasikmalaya

Senin, 18 Mei 2020 | 20:11 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri merilis penangkapan pelaku teror di Tasikmalaya, Jawa Barat yang telah ditangkap sejak 12 Mei 2020 lalu. Dia diyakini polisi sebagai jaringan Jamaah Islamiyah (JI) nonstruktur yang dibongkar Densus/88 belakangan ini.

Menurut Kabag Penum Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Densus telah melakukan pengembangan dan pemeriksaan terhadap tersangka berinisial MR (45) itu.

“Kita telah melakukan penggeledahan pada Jumat, 15 Mei 2020 pukul 20.00 WIB di CK Futsal, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kampung Cicariang, Kelurahan Kersamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya,” kata Ahmad melalui saluran medsos Polri, Senin (18/5/2020).

Tempat tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan barang milik MR. Penggeledahan disaksikan Ketua RT, RW, lurah setempat serta menantu dari pemilik CK Futsal. Hasil penggeledahan dan barang bukti saat ini diamankan di Mapolres Tasikmalaya Kota.

Barang bukti tersebut berupa tiga buah tenda dome, sebuah flysheet, dua buah sleepingbag, 1 buah remote, 2 nesting, lembaran peta fotografi, 10 buah kompas, 9 buah kompor gas kecil, 2 buah senter, 2 buah haedlamp, dan 2 buah lampu tenda (lampu darurat).

Lalu ada 5 buah busur (penggaris peta), 28 buah golok, 5 helai tali webbing dan 1 buah matras. Barang bukti ini diduga kuat terkait aktivitas latihan para militer yang mereka gelar (iddad).

Namun Ahmad tidak menjelaskan lebih lanjut terkait jarimgan MR dan apakah mereka sudah punya plot teror.

Lalu siapa MR? “Pelaku masih terkait dengan JI nonstruktur yang kemarin kita ungkap,” kata seseorang yang mengetahui kasus ini pada Beritasatu.com. MR juga diketahui lulusan sebuah pondok pesantren di Jawa Tengah yang di masa lalu terkait erat dengan sejumlah tokoh Jamaah Islamiyah.

Seperti diberitakan kelompok teroris Jamaah Islamiyah termonitor aktif kembali meski tidak lagi menggunakan bendera Jamaah Islamiyah. Tapi para anggota Jamaah Islamiyah yang keluar dari struktur itu tetap menggunakan strategi Jamaah Islamiyah.

Jamaah Islamiyah yang diperkuat eks jihadis lulusan Akademi Para Militer di Afghanistan adalah kelompok yang bertanggung jawab dalam aksi bom Bali 2002 dan bom kembar Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton di Jakarta pada 2019.

Sejak itu gerakan kelompok ini relatif senyap namun ternyata kelompok ini tidak pernah mati, termasuk
Neo JI, dan selalu beradaptasi dengan zaman dengan tujuan akhir membangun khilafah.

Neo JI yang dimaksud adalah kelompok lanjutan dari JI yang saat itu dipimpin oleh Para Wijayanto. Para yang buron sejak 2003 itu akhirnya ditangkap Densus pada 2019 di Bekasi.

Saat itu terungkap mereka punya kemampuan finansial mumpuni. Strategi mereka antara lain membuat tamkin atau penguasaan wilayah di beberapa wilayah yang diperkuat karena dia sudah membentuk organisasi yang lebih modern.

Dalam organ ini juga ada penyandang atau pencari dana yang memiliki basis ekonomi. Mereka juga melakukan rekrutmen lebih tertutup. Hasil rekrutmen dilatih dan diberikan kesempatan ke luar negeri mengikuti praktik perang di Suriah maupun Irak.

Salah satu lanjutan dari jaringan ini adalah AH yang dibekuk di sebuah ekspedisi di Jalan Kunti, Sidotopo, Surabaya, saat hendak mengirim senjata April lalu. AH terpapar dan tertular paham terorisme ketika dia menjalani hukuman di Lapas Madura.

Dia diketahui membeli senjata organik itu seharga Rp 200 juta dari seorang oknum di Malang. Senjata dan amunisi mematikan itu hendak dikirim ke sebuah kota di Pulau Jawa.

Senjata itu diniatkan untuk i’dad atau melakukan persiapan sebelum kelak melangkah ke aksi teror. Dana ratusan juta yang dikuasai AH inilah yang dicurigai dari kelompok teror JI nonstruktur yang kini aktif kembali itu.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemhub Terbitkan SE Dirjen tentang Petunjuk Operasional Transportasi

Kemhub menerbitkan Surat Edaran Dirjen tentang Petunjuk Operasional Transportasi untuk menindaklanjuti Surat Edaran Gugus Tugas No. 4/2020.

NASIONAL | 11 Mei 2020

Polda Papua: Penyerang Pos Polisi di Paniai Anak Anggota KKB

Polda Papua masih menyelidiki motif dibalik penyerangan Pos Polisi 99 Ndeotadi, Distrik Bogobaida, Kabupaten Paniai, Papua.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Kapolri: Polisi Harus Menjadi Teladan Hidup Sederhana

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menegaskan pola hidup sederhana harus dimulai dari atasannya.

NASIONAL | 18 Mei 2020

28 Personel Tim Medis Korpolairud Baharkam Polri Raih Penghargaan

Kakorpolairud Baharkam Polri memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan tim medis selama pandemi Covid-19.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Polres Majalengka Bantu Warakawuri dan Purnawirawan Polri

Pemberian tali asih menjadi ajang silaturahmi antara purnawirawan dan warakawuri dengan para generasi yang saat ini masih menjabat.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Sambut Normal Baru Pariwisata, PT TWC Terapkan Stiker Panas Tubuh bagi Pengunjung

“Jadi mohon maaf, jika ada pengunjung yang datang tanpa mengenakan masker, maka akan kami tolak,” ujar Edy.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Bamsoet Minta Pendataan Distribusi Bansos Diperbaiki

Pemerintah pusat dan Pemda sebaiknya bersinergi memberikan data yang akurat terkait masyarakat miskin penerima bansos.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Ubi Kayu Perkuat Ikatan Silaturahmi Ponpes Sabilulhuda dan Tokoh Katolik Yogyakarta

Kehidupan manusia, hubungan kemasyarakatan tanpa sekat harus segera dipulihkan dengan cara yang sederhana dan bukan dengan cara yang sulit.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Mulai Beroperasi, Bus AKAP Akan Ditempel Stiker Khusus

Bus AKAP yang diperbolehkan beroperasi saat PSBB akan dipasang stiker khusus yang dilengkapi QR code.

NASIONAL | 11 Mei 2020

Danone Indonesia Salurkan Bantuan Lewat Kementerian PPPA dan Kemkes

Danone Indonesia memberikan bantuan melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

NASIONAL | 18 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS