Menko PMK: Masyarakat Harus Siap Hadapi Era Normal Baru

Menko PMK: Masyarakat Harus Siap Hadapi Era Normal Baru
Muhadjir Effendy. (Foto: Antara)
Lennny Tristia Tambun / IDS Senin, 18 Mei 2020 | 17:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator (Menko) bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, masyarakat harus siap dalam menghadapi era normal baru, yakni berdamai Covid-19.

Hal itu juga merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas yang digelar secara virtual hari ini.

"Bapak Presiden juga menekankan pentingnya kita harus bersiap siaga untuk menghadapi era normal baru, kehidupan normal baru di mana kita akan berada di dalam situasi yang beda dengan normal sebelumnya. Kita menghadapi suasana di mana lingkungan kita harus sudah bersama-sama dengan Covid-19 ini," kata Muhadjir Effendy seusai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi melalui telekonferensi, Senin (18/5/2020).

Untuk menghadapi pola hidup era baru, Jokowi meminta ada kajian yang cermat dan terukur terkait rencana pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dalam pelaksanaan kajian tersebut, pemerintah harus melibatkan banyak pihak untuk pelonggaran PSBB

"Presiden telah menetapkan perlunya ada kajian yang cermat dan terukur dan melibatkan banyak pihak untuk mempersiapkan tahap-tahap pengurangan pembatasan sosial atau pengurangan tahap-tahap PSBB l,” ujar Muhadjir.

Tidak hanya itu, Muhadjir Effendy mengatakan dalam ratas, Presiden juga menekankan pentingnya mengefektifkan unit terbawah dari lembaga kemasyarakatan, lembaga masyarakat misalnya RT RW dan juga desa adat.

Sebab, berdasarkan laporan dari masing-masing provinsi dan kabupaten kota disimpulkan bahwa kekuatan utama untuk menghadang dan menanggulangi Covid-19 yakni pada lapisan yang paling bawah yaitu RT dan RW.

Tidak hanya itu, mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu juga menyebutkan Jokowi meminta agar fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, dokter keluarga, dan poliklinik terutama poliklinik rawat inap mendapatkan perhatian khusus.

"Karena kelompok inilah yang berada di garda depan sebelum kemudian mereka yang terpapar ataupun yang terjangkit Covid-19 itu masuk di dalam rumah sakit ke rumah sakit penerima pertama maupun rumah sakit rujukan,” terang Muhadjir Effendy.

Pihaknya juga diperintahkan Jokowi untuk mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) sehingga dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan bansos akibat terdampak pandemi Covid-19.

"Sehingga target dari Bansos ini yaitu untuk meningkatkan daya beli masyarakat daya hidup masyarakat terutama masyarakat kalangan bawah ini bisa dicapai atau bisa dipenuhi secepat mungkin. Dengan demikian nanti akan terjadi titik temu yang seimbang antara upaya kita untuk melindungi, melakukan perlindungan sosial dan proses pemulihan kegiatan ekonomi," terang Muhadjir Effendy.



Sumber: BeritaSatu.com