Rencana Relokasi Pabrik Farmasi AS, Pemprov Jateng Tunggu Komitmen Investor

Rencana Relokasi Pabrik Farmasi AS, Pemprov Jateng Tunggu Komitmen Investor
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengikuti rapat penanganan Covid-19 yang dipimpin Ketua Gugus Tugas Covid-19, Doni Monardo, Mingggu, 3 Mei 2020. (Foto: Istimewa)
Stefi Thenu / LES Selasa, 19 Mei 2020 | 13:58 WIB

Semarang, Beritasatu.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut baik rencana relokasi pabrik farmasi Amerika Serikat (AS) dari Tiongkok ke Indonesia. Pihaknya sudah dihubungi Menko Perekonomian Luhut B Panjaitan terkait rencana tersebut.

‘’Saya sudah dikabari Pak Luhut, Jateng siap tidak? Saya jawab, siap Pak. Saya tawarkan tiga tempat relokasi, Brebes, Kota Semarang dan Kendal. Sebenarnya, saya tawarkan wilayah selatan juga, tetapi sepertinya, mereka (investor) tertarik ke utara, pantura, tepatnya Brebes,’’ ujar Ganjar, Selasa (19/5/2020).

Menurut Ganjar, lokasi yang dipilih yakni kawasan industri (KI) di Kabupaten Brebes, yang dikembangkan oleh PT (persero) Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) yang memiliki luas lahan 4.000 hektare.

Mengenai berapa nilai investasi, menurut Ganjar masih tahap perencanaan. "Proses tersebut masih dalam tahap perencanaan dan sampai saat ini belum diketahui nilai investasinya,’’ujar Ganjar.

Menurut Ganjar, akan ada pertemuan untuk membahas lebih lanjut terkait komitmen dari investor. ‘’Kita mau lihat seberapa besar komitmen mereka, harus ada konsep yang matang untuk dibahas,’’ tegasnya.

Ganjar menyatakan, Jateng sangat membuka diri seluas-luasnya bagi investor manapun. Prinsipnya, siapapun yang berinvestasi, asalkan memberi kesejahteraan bagi masyarakat, dipersilakan masuk.

Pemda Kabupaten Brebes punya rencana pengembangan Kawasan Industri Brebes (KIB) seluas 3.976 hektare dan untuk Kawasan Peruntukan Industri Brebes (KPIB) seluas 5.070 hektare. Kawasan industri ini akan membentang dari kecamatan Losari, Tanjung hingga Bulakamba.

Dalam catatan Pemkab Brebes, sebanyak 39 perusahaan yang bergerak di berbagai sektor usaha telah mendaftar sebagai penghuni Kawasan Industri Brebes sampai November 2019. Sebanyak 24 investor yang telah mendirikan pabrik di Kabupaten Brebes, selebihnya masih dalam proses perizinan sebanyak 12 perusahaan hingga akhir 2019.



Sumber: BeritaSatu.com