Covid-19, Pemprov Jambi Larang Salat Idulfitri Berjamaah

Covid-19, Pemprov Jambi Larang Salat Idulfitri Berjamaah
Salat Idul Fitri. (Foto: Antara)
Radesman Saragih / JEM Rabu, 20 Mei 2020 | 13:17 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi tetap melarang salat berjamaah untuk merayakan hari raya Idulfitri 1441 Hijriyah (H). Salat Idulfitri secara berjamaah di masjid-masjid maupun di lapangan terbuka di daerah itu tidak boleh dilaksanakan sesuai imbauan pemerintah pusat. Seluruh umat Muslim di Jambi diharapkan melaksanakan salat Idulfitri di rumah masing-masing.

“Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukkam) sudah mengeluarkan imbauan agar perayaan Idulfitri dilakukan di rumah saja. Salat Idulfitri secara berjamaah di masjid dan lapangan terbuka tidak bisa dilakukan. Imbauan tersebut juga kami berlakukan di seluruh wilayah Provinsi Jambi,” kata Gubernur Jambi Fachrori Umar di Jambi, Selasa (19/5/2020).

Menurut Fachrori Umar, pihaknya segera menerbitkan surat edaran mengenai larangan perayaan Idulfitri secara berjamaah tersebut. Surat edaran tersebut akan disampaikan kepada tokoh masyarakat, tokoh agama dan toko adat di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

“Melalui surat edaran tersebut kami akan meyakinkan umat Muslim di Jambi agar menghindari ibadah masif yang sifatnya sunah dan melaksanakan ibadah yang lebih wajib dalam rangka menghindari wabah corona (Covid-19). Pemerintah meminta umat Muslim untuk menyelenggarakan salat Idulfitri 1441 H di rumah bersama keluarga inti,”ujarnya.

Fachrori Umar mengatakan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Provinsi Jambi sudah sepakat mengawasi pelaksanaan perayaan Idulfitri agar tidak ada yang melakukan salat Idulfitri secara berjamaah di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

“Jika ada umat Muslim yang melakukan salat Idulfitri secara berjamaah di daerah zona hijau Covid-19, pengawasan salat tersebut harus dilakukan semaksimal mungkin dan harus melakukan protokol kesehatan secara ketat,”katanya.

Selain itu, lanjut Fachrori Umar, Forkopimda Provinsi Jambi juga sepakat memperketat penjagaan di setiap perbatasan khususnya pada malam hari, terutama di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera perbatasan Jambi – Sumatera Selatan dan Jambi - Riau.

“Penjagaan di daerah perbatasan tersebut penting mencegah adanya pemudik yang berusaha menerobos untuk mudik dengan berbagai cara, misalnya naik truk angkutan barang maupun lewat jalan tikus atau jalan jalan kampung,”katanya.

 



Sumber: BeritaSatu.com