Kasal dan Kasau Baru Miliki Pengalaman di Dalam dan Luar Negeri

Kasal dan Kasau Baru Miliki Pengalaman di Dalam dan Luar Negeri
Laksamana Yudo Margono (kiri) dan Marsekal Fadjar Prasetyo (kanan) membaca sumpah saat dilantik menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) di Istana Negara, Jakarta, Rabu, Mei 2020). ( Foto: Antara )
Asni Ovier / AO Rabu, 20 Mei 2020 | 14:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) yang baru, Laksamana Yudo Margono, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) yang baru, Marsekal Fajar Prasetyo, adalah dua pimpinan TNI yang mumpuni. Mereka memiliki pengalaman mengikuti berbagai latihan gabungan di dalam dan luar negeri.

Hal itu dikatakan pengamat militer dan intelijen, Susaningtyas NH Kertopati di Jakarta, Rabu (20/5/2020). Pengamat yang akrab disapa Nuning itu mengomentari sosok Kasau dan Kasal baru yang dilantik Presiden Joko Widodo hari ini.

“Kasal Laksamana Yudo Margono adalah alumni AAL 1988 dengan pengalaman operasional yang lengkap. Tidak banyak perwira tinggi TNI AL yang pernah menjadi Komandan KRI sebanyak tujuh kali mulai dari kapal patroli, hingga kapal frigate,” ujar Nuning.

Selain itu, kata dia, Laksamana Yudo juga pernah menjadi panglima sebanyak tiga kali, yakni Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil), Panglima Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar), dan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) l.

“Sungguh prestasi jenjang jabatan yang mendekati sempurna. Pendidikan juga cukup, lengkap mulai dari Diklapa, Seskoal, Sesko TNI, dan Lemhannas RI. Laksamana Yudo Margono juga memiliki pengalaman mengikuti berbagai latihan gabungan di dalam negeri dan latihan bersama di luar negeri,” kata Nuning.

Selain itu, ujarnya, secara pribadi Laksamana Yudo juga dikenal dekat dengan bawahan dan prajurit di bawah komandonya. Perhatian Kasal yang baru ke bawah itu bahkan menjangkau keluarga para prajurit.

Sementara, Marsekal Fajar Prasetyo adalah alumni AAU 1988 dan seorang penerbang angkut yang mengawali karier sebagai penerbang A-4 Skyhawk di Skuadron 11 Lanud Sultan Hasanuddin pada 1990 hingga 1995. “Marsekal Fajar memiliki pengalaman penugasan dalam dan luar negeri,” ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com