Bantuan Gubernur Jabar Dibagikan di Kantor Pos Garut Tanpa Protokol Kesehatan

Bantuan Gubernur Jabar Dibagikan di Kantor Pos Garut Tanpa Protokol Kesehatan
Sejumlah warga saat mengantre mengambil bantuan Gubernur Jabar di Kantor Pos Garut, Rabu 20 Mei 2020. (Foto: Antara / Feri Purnama)
/ YUD Rabu, 20 Mei 2020 | 19:48 WIB

Garut, Beritasatu.com - Sejumlah warga terlihat berdesakan tanpa memedulikan protokol kesehatan dengan mengatur jarak saat mengambil langsung bantuan paket terkait pandemi virus corona (Covid-19) dari Gubernur Jawa Barat di Kantor Pos Garut, Kabupaten Garut, Rabu (20/5/2020).

"Sama desa disuruh datang ke sini (Kantor Pos Garut), saya langsung datang ke sini," kata Ida ibu rumah tangga warga Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul saat antre mengambil paket bantuan di Kantor Pos Garut, Rabu (20/5/2020).

Ia menuturkan aparat desa menyuruh warga yang terdaftar sebagai penerima bantuan Gubernur untuk mengambil langsung ke Kantor Pos Garut.

Baca juga: Solidaritas Atasi Dampak Negatif Produk Tinggi Kandungan Gula dalam Bantuan Sosial

Setibanya di Kantor Pos, Ida mengaku bingung banyak orang yang mengantre secara berdesakan untuk masuk kantor mengambil bantuan tersebut.

"Saya juga bingung mengambilnya gimana, tidak ada nomor antrean, semua berkumpul di sini," kata Ida.

Baca juga: Polda Sumut Usut Dugaan Penyimpangan Bantuan Sosial di 5 Daerah

Terkait bantuan gubernur tersebut disalurkan langsung ke rumah penerima manfaat, Ida mengaku tidak tahu, dirinya hanya tahu untuk pengambilan bantuan datang ke Kantor Pos.

"Tidak tahu soal dianterin, tahunya datang ke Kantor Pos," katanya.

Kondisi Kantor Pos Garut di kawasan pusat perkotaan Garut itu sudah ramai oleh kerumunan penerima bantuan sejak beberapa hari yang lalu.

Baca juga: Pupuk Indonesia Grup Salurkan Bantuan Covid-19 Rp 10,8 Miliar

Sejumlah orang tampak menunggu di halaman belakang Kantor Pos Garut Jalan Cikuray, bahkan ada yang menunggu di pinggiran jalan tidak jauh dari kantor tersebut.

Pihak Kantor Pos Garut saat dikonfirmasi belum dapat memberikan keterangan kepada wartawan terkait masalah pengambilan bantuan di Kantor Pos Garut.



Sumber: ANTARA