Sempat Bermasalah, Pemprov Sumut Salurkan Kembali Bantuan Sembako ke Simalungun

Sempat Bermasalah, Pemprov Sumut Salurkan Kembali Bantuan Sembako ke Simalungun
Ilustrasi pembagian bahan kebutuhan pokok.
Arnold H Sianturi / JEM Jumat, 22 Mei 2020 | 12:36 WIB

Medan, Beritasatu.com - Setelah melakukan penarikan bantuan sembako karena beratnya berkurang, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut), akhirnya kembali menyalurkan bantuan paket sembako yang dialokasikan untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Kabupaten Simalungun. Ada 78.659 kepala keluarga (KK) terdaftar penerima sembako di Simalungun.

Penyerahan bantuan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Sumut , Zonni Waldi kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simalungun, disaksikan enam anggota DPRD Sumut, yakni Rony Reynaldo Situmorang, Mangapul Purba, Saut Bangkit Purba, Iskandar Sinaga, Zunaidi dan Gusmiyadi.

"Sesuai pesan Pak Gubernur, bantuan sembako ini diharapkan segera disalurkan Pemerintah Kabupaten Simalungun ke masyarakat yang terdampak Covid-19. Gubernur juga mengapresiasi anggota DPRD Sumut yang mengawal bantuan ini," ujar Kadis Perindustrian dan Perdagangan Sumut Zonni Waldi, Jumat (22/5/2020).

Sebelum menyerahkan bantuan itu, beberapa paket bantuan diteliti ulang apakah sudah sesuai jumlah yang ditentukan. Seperti, beras 10 kg beras, minyak 2 kg, gula 2 kg, dan mi instan 20 bungkus. Beras dan gula ditimbang sebelum disalurkan. Sebab, saat penyaluran sebelumnya bermasalah karena berat beras berkurang 1,5 kg sampai 2 kg dan gula berkurang 1,5 ons dan 2,5 ons.

Persoalan ini terungkap setelah anggota DPRD Sumut, salah satunya Rony Situmorang, menemukan dugaan kecurangan penyaluran bantuan sembako dari Pemerintah Provinsi (Pemprov Sumut) terhadap masyarakat. Kecurangan ini ditemukan dalam bentuk mengurangi berat beras, gula maupun lainnya.

"Kasus ini kita temukan langsung di Kabupaten Simalungun. Dalam karung beras 10 kilogram (kg) ternyata setelah ditimbang memiliki berat sekitar 8 kg," ungkap anggota DPRD Sumut, Rony Situmorang sambil mengharapkan, masyarakat juga menimbang ulang beras dan gula bantuan pemerintah. 



Sumber: BeritaSatu.com