Polri: Kendaraan Luar Tak Boleh Masuk Jakarta

Polri: Kendaraan Luar Tak Boleh Masuk Jakarta
Polisi memerintahkan putar balik bagi pengedara yang hendak mudik. (Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)
Farouk Arnaz / WBP Jumat, 22 Mei 2020 | 12:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com— Korlantas Polri menyatakan setelah Lebaran kendaraan pribadi dari luar Jakata tidak boleh masuk Ibu Kota. Paling tidak larangan itu berlaku sampai 31 Mei.

“Lebih baik jangan ke Jakarta. Sekat akan mulai dari Jawa Tengah. (Kebijakan) kita sama seperti sekarang. Bila ada travel gelap. Mengangkut (penumpang) pasti diamankan,” kata Kabagops Korlantas Kombes Benyamin Jumat (22/5/2020).

Baca juga: Pemprov DKI Terima 2.256 Permohonan Surat Izin Keluar Masuk Jakarta

Menurut Benyamin itu adalah risiko bagi mereka yang sudah nekat mudik. “Akan sulit (balik). Hampir sama saja tenaga kita. Dulu sepanjang jalur ada titik (pos). Sekarang satu titik pos besar, penyekatan. Bedanya dulu lancarkan mudik. Sekarang melarang,” tambahnya.

Benyamin mengimbau bagi yang sudah di luar Jakarta jangan kembali ke dulu, tunggu hingga Ibu Kota dinyatakan aman.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menerima 2.256 permohonan surat izin keluar masuk (SIKM) Jakarta dari total 77.894 user yang berhasil mengakses perizinan SIKM. Data ini tercatat pada 15 Mei hingga 21 Mei 2020 pukul 19.22 WIB.



Sumber: BeritaSatu.com