Gubernur Jambi Ingatkan Petugas Berhati-hati Salurkan Bantuan Terkait Covid-19

Gubernur Jambi Ingatkan Petugas Berhati-hati Salurkan Bantuan Terkait Covid-19
Gubernur Jambi, Fachrori Umar (dua dari kiri) menyerahkan bantuan jarring pemngaman sosial (JPS) secara simbolis kepada warga terdampak Covid-19 di Desa Parit Culum, Muarasabak Barat, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Provinsi Jambi, Rabu, 20 Mei 2020. (Foto: Suara Pembaruan / Radesman Saragih)
Radesman Saragih / JEM Jumat, 22 Mei 2020 | 12:55 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Gubernur Jambi, Fachrori Umar meminta para petugas dan aparat pemerintahan desa/kelurahan di Provinsi Jambi lebih hati-hati menyalurkan bantuan jaring pengaman sosial (JPS) terkait pandemi corona (Covid-19). Kehati-hatian itu penting mencegah adanya tumpang tindih penyaluran bantuan maupun penyaluran bantuan salah sasaran yang bisa menimbulkan aksi protes warga.

“Saat ini banyak bantuan untuk warga masyarakat terdampak Covid-19. Ada bantuan dari pemerintah daerah dan pusat, ada juga bantuan pihak swasta. Banyaknya sumber bantuan sosial membuat para petugas harus lebih hati-hati dalam menentukan penerima manfaat. Hal ini penting agar tidak ada bantuan tumpang tindih, tidak tepat sasaran dan tidak efektif yang bisa memicu amarah warga,” kata Fachrori Umar ketika memberikan bantuan JPS dalam bentuk paket kebutuhan pokok kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Kantor Lurah Parit Culun, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjungjabung Timur (Tanjabtim), Rabu (20/05/2020).

Jumlah bantuan paket kebutuhan pokok yang disalurkan di Muarasabak, Tanjabtim sebanyak 2.500 paket senilai Rp 875 juta dan bantuan langsung tunai (BLT) senilai sekitar Rp 625 juta. Bantuan paket kebutuhan pokok bernilai Rp 350.000/paket/kepala keluarga (KK). Sedangkan bantuan uang tunai senilai Rp 250.000/KK. Bantuan tersebut disalurkan mulai Mei hingga Juli nanti.

Dikatakan, kehati-hatian penyaluran bantuan JPS terkait dampak Covid-19 di Jambi juga perlu dilakukan karena permintaan bantuan akan meningkat, sedangkan persediaan bantuan terbatas. Meningkatnya bantuan tersebut disebabkan jumlah warga yang membutuhkan bantuan akan terus bertambah

“Sementara kita belum mengetahui secara pasti kapan berakhirnya wabah ini dan kemampuan keuangan daerah sangat terbatas,” kata Fachrori Umar.

Dijelaskan, Pemprov Jambi juga sudah menyalurkan bantuan JPS senilai Rp 1,18 miliar kepada 3.623 KK di Kabupaten Muarojambi. Bantuan kebutuhan pokok di Muarojambi disalurkan mulai Rabu (20/05/2020). Sedangkan BLT disalurkan melalui kantor pos.

Menurut Fachrori Umar, total bantuan JPS di Provinsi Jambi mencapai Rp 18 miliar. Jumlah peneima bantuan JPS sekitar 30.000 KK. Masing – masing keluarga menerima bantuan Rp 600.000. [



Sumber: BeritaSatu.com