Heboh Lelang Motor Jokowi, Bamsoet Ikut Minta Maaf

Heboh Lelang Motor Jokowi, Bamsoet Ikut Minta Maaf
Bambang Soesatyo (Foto: Antara)
Markus Junianto Sihaloho / HA Jumat, 22 Mei 2020 | 17:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo menyatakan dirinya meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Sekretariat Negara yang terseret-seret recok prank oleh M Nuh, buruh harian lepas asal Jambi yang pura-pura jadi orang kaya penawar Rp 2,55 miliar untuk sepeda motor listrik dengan tanda tangan sang presiden.

Dalam konferensi pers virtual, Jumat (22/5/2020), pria yang akrab disapa Bamsoet itu mengatakan bahwa semuanya riuh pasca pelaksanaan konser virtual dengan lelang tersebut. Isu yang berkembang pun tampak liar.

"Sehingga pada kesempatan ini saya akan sampaikan. Saya tak enak hati dengan pak presiden, Setneg, karena sebenarnya beliau tak tahu apa-apa," kata Bamsoet.

Dia menyatakan Presiden Jokowi hanya ingin membantu gagasan seniman dan pekerja seni yang datang. Para seniman itu berkomunikasi dengan Bamsoet, Kepala BPIP Prof. Yudian, dan Kepala BNPB Doni Moenardo. Mereka berniat melakukan konser. Tujuannya adalah penggalangan dana demi membantu masyarakat Indonesia yang membutuhkan dana akibat dampak Covid-19.

Bamsoet menilainya sebagai gagasan mulia sehingga mengajak agar BPIP, BNPB dan MPR bisa mendukungnya.

"Alhamdullilah, presiden juga mendukung dengan meneken sepeda motor itu, dengan suatu harapan acara sukses dan membantu rakyat yang hari-hari ini menghadapi kesulitan," kata Bamsoet.

Acara menjadi kacau akibat ulah Nuh yang menawar miliaran rupiah tetapi ternyata tidak punya uangnya.

"Jadi sekali lagi, saya atas nama seluruh panitia, menyampaikan permohonan maaf kepada Pak presiden, setneg. Kalau ada pihak disalahkan, saya orangnya. Saya Bambang Soesatyo, patut disalahkan, bukan yang lain. Karena saya penanggung jawab acara in," tegas Bamsoet.

Pasca acara, Bamsoet mengaku merasakan cobaan luar biasa berupa gorengan isu dan hoaks. Ada kasus ibu-ibu di Palangkaraya yang menyebarkan hoaks terkait acara itu dengan tujuan menghasut. Lalu muncul juga prank oleh Nuh.

Panitia acara dari kalangan seniman, Olivia Zalianty, juga menyampaikan permohonan maaf yang senada untuk Presiden Jokowi.

"Kami mohon maaf kepada masyarakat, terutama bapak presiden soal simpang siur ini," kata Olivia.



Sumber: BeritaSatu.com