Arus Puncak Coba Mudik Terjadi Rabu Malam

Arus Puncak Coba Mudik Terjadi Rabu Malam
Sejumlah petugas di posko perbatasan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Senin (11/5/2020) melakukan pemeriksaan pengemudi dan penumpang kendaraan pribadi maupun angkutan umum untuk mencegah pemudik dari wilayah zona merah penyebaran virus corona jenis baru penyebab Covid-19. (Foto: Handout)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Jumat, 22 Mei 2020 | 18:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menyatakan arus puncak orang yang mencoba mudik terjadi pada Rabu (20/5/2020) malam. Sebanyak, 4.304 kendaraan terindikasi pemudik diminta putar balik pada malam itu.

"Arus puncak orang yang mencoba mudik sudah terjadi hari Rabu malam kemarin. Pada malam itu ada lebih dari 4.000 kendaraan yang kita putar balik," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo, Jumat (22/5/2020).

Dikatakan Sambodo, polisi memutar balik 4.304 kendaraan pemudik di jalan tol dalam satu malam itu. "Ada 4.304 kendaraan diputarbalikkan dalam satu malam di tol. Terdiri dari 4.221 di Cikarang Barat dan 83 di Tol Cikupa," ungkapnya.

Sementara itu, Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat, telah memutar balik 25.691 kendaraan pemudik selama 28 hari Operasi Ketupat Jaya, mulai tanggal 24 April hingga 21 Mei 2020.

"Jumlah kendaraan yang diminta putar balik di jalan tol dan jalan arteri selama 28 hari Operasi Ketupat Jaya sebanyak 25.691," kata Sambodo.

Menurut Sambodo, pengemudi yang diminta putar balik kendaraannya di Pos Pengamanan Terpadu Jalan Tol Cikarang Barat berjumlah 10.715. Sedangkan, pelangar di Tol Cikupa sebanyak 4.904 kendaraan.

"Pelanggar yang diminta putar balik di pos pengamanan terpadu jalan arteri berjumlah 10.072 kendaraan," jelasnya.

Sambodo menyebutkan, sebanyak 7.363 kendaraan pribadi dan 3.352 kendaraan umum diminta putar balik di Tol Cikarang Barat. Sedangkan, 3.008 kendaraan pribadi serta 1.896 kendaraan umum diputar balikan di Jalan Tol Cikupa.

Sambodo melanjutkan, kendaraan pribadi yang diputar balik di jalan arteri berjumlah 3.914 unit, sedangkan kendaraan umum sebanyak 2.233 unit. "Pengendara sepeda motor yang melanggar dan diminta putar balik di jalan arteri sebanyak 3.925 kendaraan," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com