Nekat Mudik, 8.013 Kendaraan Diarahkan Kembali ke Jakarta

Nekat Mudik, 8.013 Kendaraan Diarahkan Kembali ke Jakarta
Polisi melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas di Jalan Tol Jakarta - Cikampek. ( Foto: istimewa )
Muawwan Daelami / CAH Jumat, 22 Mei 2020 | 22:50 WIB

Cikarang Barat, Beritasatu.com - Pada H-3 Lebaran atau Kamis (21/5/2020) tercatat 8.013 kendaraan yang diduga bertujuan mudik dialihkan ke Gerbang Tol (GT) Cikarang Barat 3 di check point Km 31 Cikarang Barat Jalan Tol Jakarta - Cikampek untuk kembali ke Jakarta. Jumlah tersebut melonjak dua kali lipat dibanding hari sebelumnya, Rabu (20/5/2020).

"Dari total 8.013 kendaraan yang dialihkan, sebanyak 7.732 merupakan kendaraan pribadi dan 281 angkutan penumpang," kata General Manager Representatif Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Widiyatmiko Nursejati dalam pernyataan resminya, Jumat (22/5/2020).

Melonjaknya jumlah kendaraan yang dikeluarkan tersebut juga menyebabkan kepadatan menjelang lokasi check point Pengendalian Transportasi di Km 31 Cikarang Barat pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Baca Juga367.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta pada H-7 Hingga H-3 Lebaran

Meski demikian, Miko menegaskan, lonjakan kendaraan yang dikeluarkan ini tidak mencerminkan adanya peningkatan lalu lintas yang meninggalkan Jakarta. Tetapi karena ketatnya pengawasan aparat terhadap kendaraan yang keluar area Jabotabek.

Sebab dalam hal pengawasan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk bekerja bersama Kepolisian dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Sementara itu, Pamendal Pospam Check Point Cikarang Barat Kompol Joko Sutriono menegaskan, penindakan berupa dikeluarkannya kendaraan yang terindikasi mudik ke gerbang tol terdekat akan terus berlangsung.

“Selama dua hari terakhir, banyak ditemui pelanggaran terhadap larangan mudik. Kami tegaskan kepada masyarakat, proses pengendalian transportas akan terus dilakukan. Proses lebih lanjut seperti tilang dan menahan kendaraaan juga kami terapkan terutama bagi masyarakat yang nekat menumpang kendaraan travel gelap,” ucap Sutriono dalam pernyataan resminya, Jumat (22/5).

Untuk itu, Jasa Marga tetap mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19 dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020. Selain itu, juga mengimbau untuk membatasi perjalanan, menjaga jarak, memakai masker, dan keluar rumah hanya untuk keadaan mendesak. 



Sumber: BeritaSatu.com