Khatib Salat Id: Nabi Muhammad Pernah Terapkan Physical Distancing

Khatib Salat Id: Nabi Muhammad Pernah Terapkan Physical Distancing
Warga melaksanakan Salat Idul Fitri 1441 Hijriyah dengan mengikuti protokol Kesehatan di Kreo, Tangerang, Minggu (24/5/2020). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
/ WBP Minggu, 24 Mei 2020 | 08:34 WIB

Ternate, Beritasatu.com- Khatib Hi Harun Ginoni mengungkapkan, dalam momentum Idulfitri 1441 Hijriah, umat muslim di Maluku Utara (Malut) diharapkan meniru sikap Nabi Muhammad SAW dalam menerapkan physical distancing selama 40 hari di Gua Hira guna menghindari kemusyrikan.

"Sikap Rasulullah selama 40 hari di Gua Hira patut dicontohi, terutama umat dalam menghadapi ujian penyebaran virus Covid-19 melalui imbauan jaga jarak dan karantina," kata khatib salat Idulfitri, Hi Harun Ginoni di masjid agung Al-Munawwar, Minggu (24/5/2020).

Baca juga: Sebagian Warga Gorontalo Gelar Salat Id di Lapangan dan Masjid

Dia mengatakan, ada sejumlah sikap keteladanan para nabi terdahulu seperti tertera dalam surat An-Nisa yang meminta menaati anjuran pemimpin, serta taat terhadap ulama dan umara dengan kesabaran. Hal ini bisa diterapkan di tengah pandemi virus Covid-19.

Ia mengimbau, agar warga mengikuti anjuran pemerintah menghindari kerumunan melalui physical distancing dalam upaya mencegah mewabahnya virus di Malut.

Sementara Kasat Lantas Polres Ternate, Iptu Setiaji menjelaskan, pihaknya menerjunkan 48 personel dalam pelaksanaan salat Idulfitri di masjid Al-Munawwar. Semua jemaah diwajibkan menggunakan masker. "Ini sebagai bentuk mendukung imbauan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus di daerah ini," kata Setiaji.



Sumber: ANTARA