Jasa Marga Sebut Arus Mudik Lebaran 2020 Turun 62%

Jasa Marga Sebut Arus Mudik Lebaran 2020 Turun 62%
Jasa Marga mendata puncak arus mudik Lebaran 2020 terjadi pada H-4 atau Rabu (20/5/2020) dengan total 92.668 kendaraan. (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Mikael Niman / FER Minggu, 24 Mei 2020 | 20:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat total 465.582 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan sejak H-7 hingga H-1 Lebaran. Angka ini, turun 62 persen dari lalu lintas (lalin) di periode yang sama pada Lebaran 2019.

Baca Juga: Hingga H-1, 465.582 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Sedangkan puncak arus mudik Lebaran 2020, disebutkan terjadi pada H-4 atau Rabu (20/5/2020) yakni sebesar 92.668 kendaraan.

"Sebanyak 465.582 kendaraan meninggalkan Jakarta sejak H-7 hingga H-1 Lebaran 2020,” ujar Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru, Minggu (24/5/2020).

Dwimawan menjelaskan, dari 465.582 kendaraan tersebut, distribusi lalin sebesar 39 persen dari arah Timur, 34 persen dari arah Barat dan 27 persen dari arah Selatan.

"Rinciannya, lalin meninggalkan Jakarta dari arah Timur merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans Jawa dan GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi,” ungkapnya.

Baca Juga: 430.993 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Kendaraan yang meninggalkan GT Cikampek Utama 1 dengan jumlah 103.440 kendaraan atau turun sebesar 81 persen dari Lebaran tahun lalu. Sedangkan, GT Kalihurip Utama 1 dengan jumlah 76.357 kendaraan atau turun sebesar 64 persen dari Lebaran tahun lalu.

"Total kendaraan yang melintas menuju arah Timur adalah sebanyak 179.797 kendaraan, turun sebesar 76 persen dari Lebaran tahun 2019,” kata Dwimawan.

Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Barat melalui GT Cikupa Tol Merak-Tangerang adalah sebesar 157.926 kendaraan atau turun sebesar 42 persen dari Lebaran 2019.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Selatan atau lokal melalui GT Ciawi Tol Jagorawi adalah sebesar 127.859 kendaraan atau turun sebesar 33 persen dari Lebaran tahun lalu.

Baca Juga: Jasa Marga Pastikan Kesiapan Layanan Tol Trans Jawa

"Volume lalin denga jumlah tertinggi dari ketiga arah tersebut, terjadi pada H-4 Lebaran 2020, yaitu sebesar 92.668 kendaraan," pungkas Dwimawan.



Sumber: BeritaSatu.com