Kesadaran Masyarakat Minim, Kasus Covid-19 di Sumut Terus Meningkat

Kesadaran Masyarakat Minim, Kasus Covid-19 di Sumut Terus Meningkat
Ilustrasi penanganan pasien diduga terinfeksi virus "corona". (Foto: Antara)
Arnold H Sianturi / JEM Senin, 25 Mei 2020 | 12:28 WIB

Medan, Beritasatu.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) memastikan, belum ada tren penurunan angka positif Covid-19 di wilayah ini, Jumlah pasien positif bahkan dikhawatirkan meningkat.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Whiko Irwan menyampaikan, kasus positif Covid-19 dikhawatirkan semakin meningkat karena masih banyak masyarakat mengabaikan protokol kesehatan.

"Kesadaran masyarakat dibutuhkan untuk mengakhiri pandemi Covid-19 tersebut. Dengan mengikuti protokol kesehatan dapat mengakhiri pandemi ini," ujar Whiko Irwan, Senin (25/5/2020).

Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, jumlah pasien positif Covid-19 di Sumut bertambah 17 orang dari sebelumnya 294 pasien menjadi 311 orang.

Berdasarkan jumlah itu, korban meninggal dunia sebanyak 33 orang. Untuk pasien yang dinyatakan sembuh juga mengalami peningkatan dari jumlah kesembuhan sebelumnya 102 orang bertambah menjadi 108 orang. Selebihnya, masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit yang menangani pasien terkait Covid-19.

Sementara kategori pasien dalam pengawasan (PDP), mengalami penurunan dari 185 orang menjadi 178 orang. Orang dalam pemantauan (ODP), saat ini berjumlah 401 orang, menurun dari data sebelumnya sebanyak 433 orang.

Whiko mengatakan, ada empat kabupaten maupun kota di Sumut yang masuk dalam kategori zona merah. Ini meliputi Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun.

"Ditetapkan sebagai zona merah karena lebih dari 5 kasus positif corona di daerah tersebut. Kota Medan tertinggi karena lebih dari 18 kasus positif," katanya.

Oleh karena itu, Whiko kembali mengingatkan masyarakat supaya mengikuti protokol kesehatan supaya tidak tertular akibat pandemi Covid-19 di daerah tersebut.

"Jangan keluar rumah, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, mengambil jarak, tidak melakukan kerumunan massa dan harus menggunakan masker jika terpaksa keluar rumah," sebutnya.

Meski demikian, sambung Whiko, masih ada 16 daerah dari 33 kabupaten/kota di Sumut masih zero kasus positif Covid-19.

Adapun kabupaten maupun kota yang masih zero atas kasus Covid-19 itu masing - masing, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Tapanuli Selatan (Tapsel), Mandailing Natal (Madina), serta Pakpak Bharat.

Kemudian, Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Kota Gunungsitoli, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Samosir, Batubara, Padanglawas (Palas), Padang Lawas Utara (Paluta), dan Labuhanbatu Selatan (Labusel). 

 



Sumber: BeritaSatu.com