Hari Ini Tidak Ada Pertambahan Kasus Positif Covid-19 di DIY

Hari Ini Tidak Ada Pertambahan Kasus Positif Covid-19 di DIY
Ilustrasi pemeriksaan Covid-19 di laboratorium. (Foto: AFP)
Fuska Sani Evani / JAS Senin, 25 Mei 2020 | 18:14 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara penanganan Covid-19 DI Yogyakarta, Berty Murtiningsih mengumumkan bahwa pada Senin (25/5/2020) tidak terjadi pertambahan kasus terkonfirmasi positif Covid 19, sehingga jumlah kasus positif di DIY tetap sebanyak 226 kasus.

“Kasus sembuh, setelah memperoleh hasil laboratorium negatif dua kali berturut rurut, sebanyak dua kasus, sehingga total kasus sembuh menjadi 125 kasus,” katanya.

Tambahan kasus sembuh tersebut adalah Kasus 142 : Laki laki, 43 tahun, warga Bantul dan Kasus 158 Perempuan, 20 tahun, warga Bantul.

Sedang laporan kematian pasien dalam perawatan (PDP) dalam proses laboratorium (sudah diambil swab) yakni laki laki, 52 tahun, warga Sleman dengan penyakit bawaan.

Sementara menurut Kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) DIY,  Irene, mengatakan, tidak ada penambahan kasus bukan karena libur Lebaran “Tidak ada libur pemeriksaan laboratorium, kemarin kami memeriksa 109 sampel (baru dan evaluasi), alhamdulillah tidak ada penambahan kasus baru,” ujarnya.

Diketahui, dalam kurun waktu beberapa hari, uji sampel swab tidak hanya digunakan untuk menguji PDP, namun justru sebagian besar digunakan utk menguji OTG hasil dari tracing reaktif hasil rapid test.

Sebagian besar hasilnya adalah negatif, sedangkan apabila hasil positif, maka akan masuk sebagai kategori PDP positif (kasus positif/terkonfirmasi). Uji swab OTG hasil rapid test reaktif tersebut dilakukan di Kabupaten Bantul, Sleman, dan Gunungkidul. Dan secara berurutan, proses pemeriksaan dimulai dari tracing (rapid test), hasil reaktif maka dikategorikan OTG reaktif, karantina di masing-masing selter kabupaten/kota asal, dan uji swab.

Apabila positif akan dirujuk ke RS rujukan dan masuk ke dalam kategori PDP positif, jika hasilnya negatif maka diperbolehkan pulang. 



Sumber: BeritaSatu.com