Polda Bengkulu Perketat Penjagaan di Perbatasan Antisipasi Arus Balik

Polda Bengkulu Perketat Penjagaan di Perbatasan Antisipasi Arus Balik
Polisi memerintahkan sebuah kendaraan untuk putar balik terkait larangan mudik. (Foto: ANTARA FOTO / Oky Lukmansyah)
Usmin / JAS Senin, 25 Mei 2020 | 23:37 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu, akan memperketat penjagaan di pos perbatasan wilayah Bengkulu untuk mengantisipasi arus balik dari beberapa kota di Jawa dan Sumatera ke daerah ini.

"Mulai H+1 Idulfitri 1441 Hijriah kita memperketat semua pos perbatasan Bengkulu guna mengantisipasi kendaraan dalam arus balik dari Jawa dan kota di Sumatera ke Bengkulu. Kita tidak akan meloloskan kendaraan ke Bengkulu tanpa dilengkapi surat keterangan," kata Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, di Bengkulu, Senin (25/5/2020).

Ia mengatakan, usai Lebaran banyak kendaraan dari Jawa dan kota Sumatera akan kembali ke Bengkulu. "Mereka tidak akan kita izinkan masuk ke Bengkulu tanpa ada surat keterangan, karena khawatir mereka membawa wabah virus corona ke daerah ini," ujarnya.

Sejak digelar Operasi Ketupat Raflesia, petugas Polda Bengkulu, telah memerintahkan sebanyak 353 kendaraan dari kota di Jawa dan Sumatera hendak masuk ke Bengkulu putar balik kembali ke daerah asalnya. Hal ini terkait dengan antisipasi penyebaran virus corona.

"Ada 353 unit kendaraan kita paksa putar balik untuk mencoba memasuki Provinsi Bengkulu. Kendaraan tersebut berasal dari kota di Jawa dan Sumatera masuk ke Bengkulu melalui perbatasan Kaur, Mukomuko, dan Rejang Lebong," ujarnya.

Kabid Humas Polda Bengkulu mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mengikuti instruksi pemerintah mengenai larangan mudik yang sampai saat ini masih berlaku dan akan di pantau oleh petugas gabungan di posko penjagaan perbatasan wilayah Bengkulu.

Dengan demikian, kendaraan balik Lebaran dari Jawa dan Sumatera tujuan Bengkulu, akan dipantau secara ketat di setiap pos penjagaan di perbatasan wilayah. "Apapun jenis kendaraan tidak akan lolos bisa masuk ke Bengkulu, karena petugas kita di pos penjagaan di perbatasan akan bersikap tegas," ujarnya.

Pantuan Beritasatu.com di jalan lintas barat (Jalinbar) Bengkulu di ruas Betungan, pada hari kedua Idulfitri 1441 Hijriah terlihat arus lalu lintas kendaraan balik mudik sepi baik dari arah Pulau Jawa ke Bengkulu maupun dari beberapa kota di Sumatera ke Bengkulu.

Kendaraan yang lalu lalang di Jalinbar Bengkulu hanya kendaraan dari beberapa kota di Bengkulu saja. Sedangkan kendaraan balik lebaran baik bus AKAP maupun bus travel dan kendaraan pribadi milik masyarakat daerah ini.

Sepi arus balik mudik kendaraan di Jalinbar Bengkulu, karena diduga banyak warga tidak mudik Lebaran Idulfitri tahun ini, terkait larangan mudik oleh pemerintah guna mencegah penyebaran Covid-19 tersebut.

Dengan demikian, arus kendaraan balik lebaran ke Bengkulu dari Pulau Jawa dan kota di Sumatera di Jalinbar Bengkulu sepi meski pada Selasa (26/5/2020) seluruh PNS dan karyawan swasta dan BUMN sudah kembali bekerja seperti biasa.



Sumber: BeritaSatu.com