Covid-19 Berpotensi Meningkat di Bengkulu Pasca-Lebaran

Covid-19 Berpotensi Meningkat di Bengkulu  Pasca-Lebaran
Petugas kesehatan mengambil sampel darah seorang anggota polisi saat tes diagnostik cepat (rapid test) COVID-19 di Polres Madiun, Jawa Timur, Senin (11/5/2020). (Foto: Antara Foto / Siswo Widodo)
Usmin / JEM Selasa, 26 Mei 2020 | 11:22 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com- Kasus positif Covid-19 di Bengkulu, pascaperayaan Idulfitri 1441 Hijriah berpotensi meningkat karena banyak warga  tidak menerapkan protokol kesehatan pada saat melaksanakan salat Idulfitri maupun silaturahmi Lebaran, seperti tidak menggunakan masker dan tak menjaga jarak . Kondisi ini dikhawatirkan telah memicu terjadinya penularan baru virus corona di daerah ini.

Kepala Dinkes Bengkulu, Herwan Antoni, di Bengkulu, Senin (25/5/2020) tidak membantah hak tersebut. "Bisa saja usai Idulfitri kasus positif covid-19 di Bengkulu, meningkat karena masyarakat tidak melaksanakan imbauan pemerintah melaksanakan protokol kesehatan dengan baik," ujarnya.

Sebab, pada saat menjelang Idulfitri sejumlah pasar tradisional di Kota Bengkulu dan toko pakaian yang ada di daerah ini dipadati masyarakat yang akan membeli berbagai kebutuhan Lebaran, dan mereka tanpa menerapkan perotokol kesehatan, seperti menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan.

Meski ada masyarakat yang menerapkan protokol kesehatan lebih sedikit dari pada yang tidak menerapkannya. Dengan demikian, ada potensi kasus Covid-19 positif di Bengkulu usai Idulfitri akan mengalami peningkatan dari sebelumnya.

Untuk itu, Herwan mengimbau warga Bengkulu, agar menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari sehingga akan terhindar dari terjangkit virus corona.

"Saya yakin jika warga menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari tidak akan tertular virus mematikan tersebut," ujarnya.

Herwan menambahkan, kasus positif Covid-19 di Bengkulu tercatat sebanyak 69 orang, setelah terjadi penambahan sebanyak 2 orang. Warga Bengkulu yang terjangkit virus corona sebanyak 69 orang itu, tersebar di 8 kabupaten dan kota.

Kasus positif Covid-19 terbanyak di Bengkulu berada , di Kota Bengkulu 40 kasus dan 29 kasus lainnya tersebar di 7 kabupaten, yakni Bengkulu Utara, Kepahiang, Bengkulu Selatan, Mukomuko, Kaur, Bengkulu Tengah dan Seluma.

Dari 69 kasus positif Covid-19 tersebut, sebanyak 9 kasus sembuh dan 2 kasus meninggal dunia. Sedangkan sisanya 58 kasus lagi masih menjalani perawatan di rumah sakit umum (RSU) Yunus Bengkulu, dan beberapa rumah sakit kabupaten lainya di Bengkulu.

Sebagian lagi menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, "Pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri umumnya pasien orang tanpa gejalah (OTG). Mereka mayoritas berasal dari kalangan tenaga medis," ujarnya.

 



Sumber: BeritaSatu.com