Jokowi: Indonesia Siap Menuju Tatanan Baru

Jokowi: Indonesia Siap Menuju Tatanan Baru
Presiden Jokowi meninjau penyerahan bantuan sosial tunai kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kantor Pos, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 13 Mei 2020. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden / Lukas)
Novy Lumanauw / CAH Selasa, 26 Mei 2020 | 15:25 WIB

Bekasi, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa Indonesia siap menuju tatanan baru ke sebuah era normal yang baru (new normal), menyusul penyebaran Covid-19. Kepastian itu disampaikan Kepala Negara usai meninjau kesiapan penerapan prosedur standar new normal di Mal Summarecon Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (26/5/2020).

“Pada siang hari ini, saya datang ke Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat untuk memastikan pelaksanaan kesiapan kita dalam menuju tatanan baru, ke sebuah normal yang baru,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan masker hitam, tiba pada sekitar pukul 13.54 WIB. Ia disambut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Idham Azis.

Baca Juga: Masuki New Normal, Pelonggaran PSBB Dievaluasi Setiap Minggu

Setelah berdiskusi selama beberapa menit, Presiden Jokowi memasuki mal untuk meninjau kesiapan penerapan prosedur standar New Normal di wilayah itu. Presiden Jokowi didampingi rombongan terbatas terlihat mengunjungi sejumlah gerai yang ada di mal itu.

Ia mengatakan, dalam penerapan prosedur standar new normal, aparat TNI dan Polri wajib berada di setiap keramaian-keramaian untuk lebih mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan yang telah disepakati melalui kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Kita ingin tetap produktif, tapi aman Covid. Produktif dan aman Covid. Ini yang kita inginkan. Tetapi dalam menuju ke tatanan baru itu, kita juga melihat angka-angka dan melihat fakta-fakta di lapangan,” katanya. Presiden Jokowi secara khusus mengapresiasi langkah-langkah yang ditempuh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, di mana kurva R0 di Bekasi telah berada di bawah 1.

RO atau Basic Reproduction Number adalah angka yang menunjukkan daya tular bakteri atau virus terhadap orang lain. Angka R0 yang ditetapkan WHO untuk Covid-19 di seluruh dunia antara 1,9 – 5,7. Di Bekasi, seperti diungkapkan Presiden Jokowi berada di bawah angka 1.

Baca JugaTNI-Polri Dikerahkan di 1.800 Titik Keramaian untuk Awasi Protokol Kesehatan

“Angka bagaimana kurva R0-nya, seperti di Bekasi ini sudah di bawah 1. Sudah bagus. Kita harapkan, tadi saya sampaikan kepada Wali Kota dan Pak Gubernur agar di Jawa Barat, di Bekasi khususnya terus ditekan supaya RO di bawah 1,” katanya.

Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa setelah melakukan peninjauan terlihat aktivitas masyarakat masih tetap berlangsung. Ia berharap masyarakat makin disiplin dan menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

“Aktivitas, saya melihat di sini juga masih tetap ada. Tetapi sekali lagi, ini akan kita lebih disiplinkan lagi agar protokol kesehatan benar-benar dijalankan. Jadi, TNI dan Polri mengawasi pelaksanaan di lapangan, memastikan pelaksanaan di lapangan hal-hal berkaitan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan menghindarkan orang dari kerumunan atau saling berdesak-desakan. Ini yang akan kita pastikan,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com