Kasus Positif Covid-19 di Bengkulu Tak Bertambah dalam 4 Hari

Kasus Positif Covid-19 di Bengkulu Tak Bertambah dalam 4 Hari
Ilustrasi "swab test". (Foto: Antara)
Usmin / LES Selasa, 26 Mei 2020 | 16:54 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan, dalam 4 hari terakhir kasus positif virus corona atau Covid-19 di Bengkulu, tidak mengalami penambahan alias tetap 69 kasus.

"Dalam 4 hari terakhir kasus positif Covid-19 di Bengkulu, tidak mengalami penambahan alias stagnan, karena hasil sampel uji swab yang dikirim Dinkes Bengkulu ke Labor BBLK Palembang dan Labor Universitas Andalas Padang belum diterima Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 daerah ini," kata Kepala Dinkes Bengkulu, Herwan Antoni, di Bengkulu, Selasa (26/5/2020).

Dijelaskan, ada sekitar 155 uji sampel swab yang dikirim Dinkes Bengkulu ke Lab BBLK Palembang, Sumsel dan labor Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat (Sumbar), sampai kini belum keluar hasilnya.

Dengan demikian, data kasus positif virus corona di Bengkulu, belum bertambah tetap sebanyak 69 orang. "Kita berharap 155 sampel uji swab yang kita kirim ke labor BBLK Palembang dan labor Universitas Andalas Padang, Sumbar hasil negatif semua, sehingga kasus positif Covid-19 di daerah ini tidak meningkat," ujarnya.

Ratusan sampel uji swab tindak lanjut dari pemeriksaan rapid test terhadap warga Bengkulu tersebut, dikirim Dinkes Bengkulu ke labor BBLK Palembang dan Labor Univeristas Andalas, Padang, pada Jumat (22/5/2020) lalu.

Namun, sampai Selasa ini hasil uji sampel swab tersebut, belum diterima Dinkes Bengkulu. "Memang selama ini paling cepat hasil sampel uji swab baik dari labor BBLK Palembang maupun labor Universitas Andalas Padang, Sumbar sekitar 3-4 hari setelah pengiriman," ujarnya.

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah pada Sabtu-Senin (23-25/5) petugas labor tidak normal bekerja, sehingga hasil sampel uji swab yang dikirim Dinkes Bengkulu ke labor BBLK Palembang dan labor Universitas Andalas Padang, Sumbar sampai sekarang belum keluar.

"Kita harapkan besok hasil uji 155 sampel swab sudah sampai di Bengkulu, sehingga dapat diketahui perkembanganya apakah ada yang positif atau semuanya negatif Covid-19. Kita berharap semuanya negatif sehingga pasien Covid-19 di Bengkulu, tidak bertambah," ujarnya.

Sementara itu, juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu, Jaduliwan mengatakan, hingga Selasa, orang dalam pemantauan (ODP) 71 kasus, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 12 kasus.

Sedangkan pasien positif virus corona sebanyak 69 orang, meliputi 9 orang dinyatakan sembuh dan 2 orang meninggal dunia, serta 58 pasein lagi masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri di rumah dan rumah sakit.

Dari 58 pasien yang masih menjalani perawatan dan isolasi tersebut, sebanyak 23 pasien menjalani perawatan di RSU Yunus Bengkulu, dan beberapa RSU kabupaten dan kota di daerah ini. Sedangkan 35 pasien lagi menjalani isolasi mendari di rumah masing-masing. Warga Bengkulu yang positif terjangkit virus corona sebanyak 69 orang itu, tersebar di 8 kabupaten dan kota di Bengkulu. Pasien positif Covid-19 terbanyak berada di Kota Bengkulu. Sedangkan sisanya berada di Bengkulu Selatan, Mukomuko, Kaur, Seluma, Kepahiang, Bengkulu Tengah dan Bengkulu Utara.

Jaduliwan menambahkan, sampai saat ini, Dinkes Bengkulu telah melakukan pemeriksaan rapid test sebanyak 6.685 orang. Dari jumlah itu, 6,539 tidak reaktif dan sebanyak 126 reaktif. Warga yang hasil rapid test reaktif langsung disikapi dengan pengambilan sampel uji swab.

Terkait pemeriksaan rapid test selama libur Idulfitri 1441 Hijriah, Herwan Antoni mengatakan, sejak Sabtu (23/5/2020) hingga Senin pelaksanaakn rapid test dihentikan karena petugasnya libur Idulfitri.

"Jadi, selama 3 hari tidak dilakukan kegiatan pemeriksaan rapid test, termasuk pengiriman sampel uji swab ke labor RSU Yunus Bengkulu, termasuk hari ini tidak ada pengiriman sampel ke labor Kesetahan Daerah (Kesda) Bengkulu," ujarnya.