Jokowi: Menuju Tatanan Baru, Tetap Produktif dan Aman Covid-19

Jokowi: Menuju Tatanan Baru, Tetap Produktif dan Aman Covid-19
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (kiri) bersama Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan) usai mendampingi Presiden joko Widodo di Summarecon Mal Bekasi, Selasa (26/5/2020). (Foto: Beritasatu Photo / Mikael Niman)
Mikael Niman / WM Selasa, 26 Mei 2020 | 18:59 WIB

 

Bekasi, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, Indonesia sedang menuju ke tatanan kehidupan baru di masa pandemi Covid-19. Meskipun wabah virus corona masih merebak namun masyarakat tetap produktif dan aman dari penularan Covid-19.

“Saya hadir ke Kota Bekasi untuk memastikan pelaksanaan kesiapan kita menuju ke sebuah tatanan baru, ke sebuah norma yang baru. Kita ingin tetap produktif dan aman Covid-19,” ujar Jokowi, saat meninjau kesiapan Summarecon Mal Bekasi, Kota Bekasi, Selasa (26/5/2020).

Untuk mencapai itu, kata Jokowi, personel TNI dan Polri harus ada di setiap titik-titik keramaian masyarakat untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dapat berjalan dengan baik.

“TNI dan Polri ada di setiap keramaian-keramaian untuk lebih mendisplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan yang telah kita sepakati lewat PSBB,” ujarnya.

Menuju ke tatanan kehidupan baru itu, pemerintah pusat melihat kondisi berdasarkan data kurva penularan virus atau R Nol. “Di Bekasi ini, sudah di bawah satu, sudah bagus,” ungkapnya.

Di Jawa Barat, khusus di Kota Bekasi, pemerintah pusat meminta agar penyebaran Covid-19 terus ditekan agar R Nol bisa di bawah angka 1. “Aktivitas di sini agar kita disiplinkan lagi, agar protokol kesehatan itu benar-benar dijalankan. Jadi, TNI dan Polri adalah mengawasi pelaksanaan di lapangan. Memastikan pelaksanaan di lapangan, hal yang berkaitan dengan memakai masker, menjaga jarak, menghindarkan orang dari kerumunan dan saling berdesak-desakan. Ini yang ingin kita pastikan,” tuturnya.

Instruksi Presiden Jokowi ini ditindaklanjuti dengan menggelar pasukan TNI dan Polri untuk dikerahkan di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota yakni di Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Gorontalo.

“Kita ingin, sekali lagi, bisa masuk ke norma baru, masuk ke tatanan baru dan kita ingin muncul sebuah kesadaran yang kuat, kedisiplinan yang kuat sehingga R Nol-nya bisa kita tekan di bawah angka 1,” imbuhnya.

Dalam sepekan ke depan, Presiden Jokowi akan mengevaluasi tahapan awal memasuki era tatanan kehidupan baru dan tak tertutup kemungkinan akan diperluas ke provinsi lain dan kabupaten/kota lainnya.



Sumber: BeritaSatu.com