Polda DIY: Pemudik Tak Bisa Tunjukkan SIKM Harus Kembali

Polda DIY: Pemudik Tak Bisa Tunjukkan SIKM Harus Kembali
Arus balik pemudik yang menggunakan motor. (Foto: Antara)
Fuska Sani Evani / JEM Rabu, 27 Mei 2020 | 10:48 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Kepolisian DI Yogyakarta menghimbau agar pemudik yang sudah berada di wilayah DIY untuk tidak kembali ke Jakarta dalam waktu dekat, karena tetap tidak akan diperbolehkan masuk tanpa Surat IZin Keluar Masuk (SIKM) yang harus diurus lewat Gugus Tugas Covid-19 di masing-masing daerah.

Hal itu dinyatakan Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto, Selasa (26/05/2020). Dikatakan, tim dari Polda DIY merupakan komponen di bawah komando Gugus Covid-19 dan persoalan antisipasi arus balik Operasi Ketupat 2020, diharapkan masyarakat yang sudah ada di daerahuntuktidak balik ke Jakarta, kecuali memenuhi persyaratan di Jakarta, seperti SIKK, verifikasi secara online oleh pemerintah DKI Jakarta, sehingga apabila ada warga Jakarta yang akan kembali ke Jakarta harus melaporkan diri ke Gugus Tugas DIY, dengan menyertakan surat tugas atau undangan dari perusahaan tempatnya bekerja.

"Jadi mulai hari ini sampai berakhirnya Operasi Ketupat Progo 2020 sampai tanggal 30 Mei, Polda DIY bergabung dengan Dinas Perhubungan, TNI dan Gugus Tugas, menjaga perbatasan di Temon Kulonprogo, Tempel Sleman dan Prambanan, akan dilakukan pemeriksaan yang keluar dari Yogya menuju Jakarta,” urai Yuliyanto.

Dikatakan, kalau persyaratan untuk masuk Jakarta tidak terpenuhi, maka diwajibkan kembali ke asal. Namun pasca tanggal 30 Mei, kegiatan/penjagaan tersebut tetap akan berlanjut, dan kegiatan Kepolisian ditingkatkan. “Petugas yang ada di perbatasan tetap bekerja dengan pedoman penanganan Covid-19,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Direktorat Lalu lintas (Ditlantas) Polda DIY Kombes Pol I Made Agus Prasatya menambahkan, akses jalan masuk khususnya wilayah Jakarta, Bandung, Malang dan Surabaya, beberapa di antaranya masih berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena itu, pengamanan arus balik kali ini hampir sama dengan arus mudik beberapa pekan yang lalu.

Saat memasuki check point, para pengendara akan didata tujuan perjalanan arus balik, termasuk kelengkapan syarat diperbolehkannya masuk.

"Fokus kami saat ini memang arus balik. Warga kami imbau untuk tidak melakukan perjalanan arus balik. Khususnya yang menuju Jakarta. Untuk masuk Jakarta sekarang ketat," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com