Tekan Kasus Covid-19, Dinkes Bengkulu Selatan Beli 3.000 Rapid Test

Tekan Kasus Covid-19, Dinkes Bengkulu Selatan Beli 3.000 Rapid Test
Ilustrasi tes cepat Covid-19. (Foto: Antara / Umarul Faruq)
Usmin / LES Rabu, 27 Mei 2020 | 16:11 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu Selatan, Bengkulu, akan membeli sebanyak 3.000 rapid test untuk menekan kasus virus corona atau Covid-19 di daerah ini.

"Usai Idulfitri ini, kita akan membeli sebanyak 3.000 rapid test untuk menekan kasus Covid-19 di Bengkulu Selatan. Pasalnya, pada Hari Raya Idulfitri aktivitas masyarakat meningkat sehingga perlu diwaspadai kasus Covid-19," kata Kepala Dinkes Bengkulu Selatan, Siswanto, di Bengkulu, Rabu (27/5/2020).

Dijelaskan, rapid test yang dibeli tersebut, akan didistribusikan ke rumah sakit dan sejumlah puskesmas yang ada di Bengkulu Selatan. "Kita upayakan dalam waktu dekat ini, pembelian 3.000 rapid test dapat direalisasikan," ujarnya.

Dengan demikian, pada awal Juni nanti, rapid test yang dibeli tersebut, dapat disalurkan kepada rumah sakit dan puskesmas yang ada di Bengkulu Selatan, sehingga jika ada warga yang minta dilakukan rapid test dapat dilayani dengan baik.

"Saat ini, stok rapid test yang tersedia di Dinkes Bengkulu Selatan sebanyak 250. Alat kesehatan sebanyak ini kapan saja siap disalurkan kepada rumah sakit dan puskesmas yang membutuhkan," ujarnya.

Terkait banyak warga baru yang masuk ke Bengkulu Selatan pada hari Idulfitri 1441 Hijriah, Siswanto mengatakan, pihaknya meminta pihak puskesmas jika ada orang yang datang berobat harus ditanyai secara detail berasal dari daerah mana.

Hal ini dilakukan agar petugas medis tidak terjangkit virus corona. Pasalnya, banyak petugas medis yang terjangkit Covid-19 karena pasien tidak jujur dalam memberikan keterangan kepada petugas saat menjalani pemeriksaan kesehatan baik di rumah sakit maupun puskesmas.

"Jadi, kita minta petugas medis di puskesmas agar pasien yang berobat ditanyai secara detail kecuali pasien yang sudah dikenal. Ini semua dilakukan untuk mengantisipasi jangan sampai ada petugas kita yang terjangkit virus corona," ujarnya.

Siswanto menambahkan, sampai saat ini ada 7 pasien positif Covid-19 di Bengkulu Selatan. Mereka telah menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit umum (RSU) Damrah Hasanuddin setempat.



Sumber: BeritaSatu.com