47.030 Desa Sudah Salurkan BLT Dana Desa

47.030 Desa Sudah Salurkan BLT Dana Desa
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrai (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memberi keterangan dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (20/5/2020) (Foto: Herman / Herman)
Herman / MPA Rabu, 27 Mei 2020 | 16:20 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com–Pemerintah telah menggunakan Dana Desa sebesar Rp 2,995 triliun untuk bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa. Dana terebut diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa sebanyak 4,99 juta keluarga miskin.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrai (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyampaikan, hingga 26 Mei 2020 desa yang sudah melakukan musyawarah desa (musdes) khusus dan telah menetapkan calon KPM BLT Dana Desa sebanyak 63.834 desa. Adapun desa yang telah menyalurkan BLT Dana Desa sebanyak 47.030 desa, atau 74,60% dari 63.029 desa yang telah mendapatkan pencairan dana desa di Rekening Kas Desa (RKD).

“Dana Desa telah tersalur ke Rekening Kas Desa di 63.029 desa atau 84% dari total 74.953 desa. Pada desa-desa inilah dapat dilakukan percepatan penyaluran BLT Dana Desa,” kata Abdul Halim Iskandar dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (27/5/2020).

Abdul Halim menambahkan, sebanyak 109 kabupaten/kota sudah 100% menyalurkan BLT Dana Desa, 138 kabupaten/kota sudah 75-99%, 55 kabupaten/kota sudah 50-74%, 94 kabupaten/kota sudah 1-49%, sementara 38 kabupaten/kota masih 0%.

Perihal adanya kabupaten/kota yang masih 0% penyaluran BLT Dana Desa-nya, Abdul Halim menjelaskan beberapa kendala yang dihadapi antara lain adanya beberapa Kepala Desa yang masih baru dan belum menyusun APBDes, kemudian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di daerah tersebut juga baru dilantik.

“Kendala-kendala ini sifatnya memang sangat mendasar, sehingga masih ada 38 kabupaten/kota yang belum mencairkan BLT Dana Desa sama sekali,” jelas Halim.

Berdasarkan realisasi penyaluran BLT Dana Desa per 26 Mei 2020, Halim memproyeksikan total Keluarga Penerima Manfaat BLT Dana Desa sekitar 8 juta KPM. Setiap KPM mendapatkan BLT Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan mulai April 2020.

Sedangkan untuk tambahan BLT Rp 300.000 untuk tiga bulan berikutnya seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 Tahun 2020, menurut Halim penerapan aturan tersebut masih menunggu keputusan Presiden Joko Widodo dengan mempertimbangkan kondisi terkini.

Sementara itu, untuk mempercepat realisasi pelaksanaan penggunaan Dana Desa untuk BLT, pemerintah juga telah melakukan relaksasi kebijakan penyaluran Dana Desa melalui PMK Nomor 50 Tahun 2020.

Dalam PMK 50/2020 ini, syarat penyaluran tahap I kini dapat berupa keputusan kepala daerah mengenai Rincian Dana Desa per desa, sedangkan penyaluran Dana Desa tahap II langsung diajukan oleh Pemda ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan negara (KPPN) dengan menandai pengajuan di OMSPAN. Penyaluran Dana Desa juga tetap dilakukan dalam tiga tahap, yaitu 40%, 40%, dan 20%.



Sumber: BeritaSatu.com