Pendistribusian Bansos Lewat Pos Indonesia Diapresiasi

Pendistribusian Bansos Lewat Pos Indonesia Diapresiasi
Menteri Sosial Juliari Batubara saat menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada warga terdampak Covid-19. (Foto: istimewa)
Iman Rahman Cahyadi / CAH Rabu, 27 Mei 2020 | 19:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara mengatakan bantuan sosial (bansos) sembako dan bansos tunai (BST) menyasar warga yang benar-benar terdampak langsung Covid-19. Untuk paket bantuan sosial beras dilakukan oleh Perum Bulog yang merupakan perusahaan umum milik negara yang bergerak di bidang logistik pangan. Sementara PT Pos  Indonesia (Persero) adalah perusahaan negara yang bergerak di bidang jasa kurir, logistik dan transaksi keuangan.

Kerja sama dengan dua perusahaan umum milik negara itu dinilai baik guna membantu distribusi berjalan sesuai harapan. Agus, pengurus RW 03 Kelurahan Gunung Sahari Selatan Jakarta Barat mengaku puas dengan kinerja PT Pos Indonesia yang melakukan pendistribusian bansos sembako mulai dari tahap pertama.

Menurutnya tak hanya mendistribusikan, para petugas perusahaan milik negara itu juga membantu pihaknya merekap paket bantuan per RT.

"Alhamdulillah kami atas nama pengurus RW 03 Kelurahan Gunung Sahari Selatan sangat terbantu dengan sistem penyaluran dari Pos Indonesia yang tidak mengenal waktu. Personilnya juga ikut membantu kami mencatat dan menghitung jumlah paket per RT. Good Job sukses untuk Pos Indonesia," ujar Agus, Rabu (27/5/2020).

Namun ada beberapa wilayah yang kecewa setelah mendapat kiriman bantuan yang didistribusikan pihak swasta tanpa berkoordinasi terlebih dahulu. 

"Tidak ada koordinasi sama sekali. Harusnya kalau mau datang barangnya (Bansos) kita di kasih tahu dululah atau minimal sehari sebelumnya, jadi kami lebih siap untuk mendistribusikan kepada keluarga penerima manfaat. Padahal pada tahap sebelumnya yg dilakukan PT Pos Indonesia lancar-lancar aja dan koordinasinya sangat baik," ujar Eka, salah seorang pengurus RW di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir juga meminta BUMN dan BUMD untuk sinergi bekerja sama. Terlebih di masa pandemi maupun usai pandemi nanti. Kerja sama tersebut dilakukan supaya saling memetik manfaat salah satu contoh yang sudah dilakukan antara BUMN yaitu di bidang transportasi dan logistik.

"Saya ingin maping ulang antara kerja sama BUMN supaya ada win-win. Salah satunya sudah dilakukan provinsi lain, kita fokus di transportasi dan logistik setelah pandemi," ujar Erick Thohir di sela penyerahan bantuan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, belum lama ini.



Sumber: BeritaSatu.com