Hadapi New Normal, Polda Banten Kerahkan 885 Petugas

Hadapi New Normal, Polda Banten Kerahkan 885 Petugas
Jajaran Polda Banten bersama TNI, mendirikan dapur umum di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, untuk membagikan nasi bungkus kepada warga terdampak Covid-19, Jumat (17/4/2020). (Foto: Istimewa)
Laurens Dami / FER Rabu, 27 Mei 2020 | 21:40 WIB

Serang, Beritasatu.com - Polda Banten akan mengerahkan 885 personel gabungan untuk mengawal penerapan new normal atau normal baru di tengah pandemi virus corona (Covid-19) di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Polda Banten Perintahkan 396 Kendaraan Putar Balik

"Polda Banten sudah merumuskan konsep peningkatan pengamanan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Tangerang, dengan melibatkan personel TNI, Polri, Satpol PP dan Dinkes ke titik-titik keramaian masyarakat," ujar Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi, Rabu (27/5/2020).

Edy mengungkapkan, kekuatan personel yang akan diterjunkan sebanyak 885 personel gabungan dengan rincian 535 anggota Polri, 200 anggota TNI, 150 dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Tim gabungan ini diambil semuanya dari Kabupaten Tangerang. Untuk back up dari satuan kerja Polda Banten.

Edy mengatakan, personel tersebut akan disebar ke titik keramaian seperti mall, pasar modern, pasar tradisional, rumah makan, stasiun kereta, hotel, terminal, bahkan di objek wisata. Personel akan memastikan masyarakat memakai masker dan jaga jarak fisik.

Baca Juga: PSBB di Tangerang, Angka Kepatuhan Meningkat

"Personel itu sebenarnya sudah dikerahkan sejak Operasi Ketupat Kalimaya 2020 dan operasi terkait penanganan Covid-19. Namun, dengan akan diterapkannya new normal personel juga akan memastikan protokol kesehatan diterapkan secara baik," ujar Edy.

Edy mengajak kepada pengelola mal, pasar, dan seluruh elemen masyarakat agar selalu mengikuti protokol kesehatan sebagai upaya percepatan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Kehadiran personel TNI-Polri di ruang publik, untuk memastikan kedisipilinan masyarakat dengan harapan agar masyarakat lebih tertib dan taat dalam mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona," ujar Edy.



Sumber: BeritaSatu.com