Dijaga Aparat, Objek Wisata di Bengkulu Tutup hingga Akhir Mei

Dijaga Aparat, Objek Wisata di Bengkulu Tutup hingga Akhir Mei
Pemandangan Pantai Panjang Bengkulu (Foto: Istimewa)
Usmin / LES Rabu, 27 Mei 2020 | 10:16 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Penutupan sejumlah objek wisata di Bengkulu akan berlangsung hingga 31 Mei 2020 mendatang. Hal ini sebagai upaya untuk menekan peningkatan kasus virus corona atau Covid-19 di daerah tersebut.

"Penutupan objek wisata di Bengkulu, akan berlaku sampai 31 Mei mendatang. Karena itu, sejumlah objek wisata di Bengkulu, dikawal ketat oleh aparat TNI dan Polri untuk mengantisipasi warga berkunjung seusai Idulfitri 1441 Hijriah," kata Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, Rabu (27/5/2020).

Ia mengatakan, penutupan objek wisata oleh Pemkot Bengkulu, dilakukan untuk menghindari kerumunan masyarakat yang dapat menyebabkan penyebaran virus corona di daerah ini.

Warga berkerumun dalam jumlah banyak sangat berpotensi untuk terjadi menyebaran Covid-19. Karena itu, tempat-tempat yang berpotensi terjadi kerumunan masyarakat dalam jumlah banyak setelah Idulfitri, salah satunya objek wisata.

Karena itu, Pemkot Bengkulu meminta aparat TNI, Polri dan Satpol PP setempat, untuk mengawasi semua tempat objek wisata di daerah ini secara ketat, agar tidak didatangi warga sesuai merayakan Idulfitri 1441 Hijriah.

"Pengalaman selama ini, setiap usai Idulfitri ribuan orang datang ke tempat objek wisata untuk bersantai bersama keluarga. Karena itu, sejak Idulfitri kita mengerahkan personel ke lapangan untuk mengawasi objek wisata di daerah ini agar tidak didatangi warga," ujarnya.

Karena itu, seluruh objek wisata di Bengkulu, pascaIdulfitri ditutup total, sehingga usai Lebaran tidak ada aktivitas masyarakat di lokasi objek wisata, seperti Pantai Panjang dan Pantai Jakat.

Sudarno menegaskan, jika ada masyarakat yang masih nekat mendatangi objek wisata maka anggota polisi akan melakukan pengusiran. Sikap tegas ini, diberlakukan tidak hanya di Kota Bengkulu saja, tapi hal yang sama juga diterapkan di lokasi-lokasi wisata yang tersebar di 10 kabupaten dan kota di Bengkulu.

 



Sumber: BeritaSatu.com