Soal Disiplinkan Masyarakat, Polri Akan Dahulukan Upaya Persuasif

Soal Disiplinkan Masyarakat, Polri Akan Dahulukan Upaya Persuasif
Kabag Penum Polri Kombes Ahmad Ramadhan. (Foto: Beritasatu.com/Farouk Arnaz)
Farouk Arnaz / JAS Kamis, 28 Mei 2020 | 13:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com — Mabes Polri siap menjalankan instruksi Presiden Joko Widodo untuk mengerahkan personelnya dalam menertibkan masyarakat selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun Polri akan mengedepankan upaya persuasif.

Menurut Kabag Penum Polri Kombes Ahmad Ramadhan Kamis (28/5/2020), Polri dan TNI telah menyiagakan 340.000 personel untuk kelak mengamankan pelaksanaan normal baru. Para personel ini akan ditempatkan di 1.800 pusat keramaian di 4 Provinsi dan 25 kabupaten.

"Mereka akan ditugaskan mengawasi dan mendorong masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan di obyek yang umumnya merupakan pusat keramaian seperti pasar, mal hingga tempat wisata," katanya.

Dalam menjalankan tugasnya polisi mengedepankan upaya persuasif kepada masyarakat. Cara bertindak Polri di lapangan akan disinergikan sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan No. 328 tanggal 20 Mei 2020 tentang panduan pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Kami mengimbau agar masyarakat untuk patuh dan disiplin dengan kesadaran sendiri, Polri akan mengedepankan upaya persuasif agar masyarakat mematuhi semua ketentuan dan protokol kesehatan, namun jika masih ada yang tidak patuh, Polri akan melakukan tindakan tegas sesuai ketentuan," tegasnya.



Sumber: BeritaSatu.com