Ini Kriteria Panglima Baru TNI
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Kriteria Panglima Baru TNI

Kamis, 28 Mei 2020 | 13:54 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Memasuki pertengahan tahun 2020, pergantian Panglima TNI sudah menjadi perbincangan hangat di sejumlah kalangan. Beberapa nama calon pengganti Panglima pun sudah mulai muncul ke permukaan.

Direktur Eksekutif Institute Kajian Pertahanan dan Intelijen Indonesia (IKAPII), Fauka Noor Farid, menilai, posisi Panglima TNI nantinya tentu harus dipegang oleh orang yang tepat.

Apalagi dengan melihat kondisi bangsa dan negara, termasuk kondisi global saat ini, Panglima TNI harus memiliki koneksi yang kuat, paham segalanya, baik itu di bidang ideologi, politik, ekonomi, budaya, sosial, pertahanan dan keamanan.

"Harus kuat, matang dan mapan. Melihat kondisi saat ini, Panglima TNI harus benar-benar dipegang orang yang pas. Harus dilihat kondisi bangsa dan negara, kondisi global, apalagi adanya pandemi (Covid-19). Tidak hanya kedaulatan, akan tetapi harus kuat dalam sektor lainnya," kata Fauka, di Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Seperti diketahui, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sendiri akan pensiun pada awal Desember 2020 mendatang. Hadi Tjahjanto pensiun dan kemungkinan akan diganti sebelum memasuki tanggal tersebut.

Menurut Fauka, pemilihan sosok Panglima TNI tidak boleh sembarangan dengan mengikuti skema urut kacang. Akan tetapi, harus melihat kondisi dan situasi yang terjadi. Sebab, dampaknya akan besar, dan meliputi banyak sektor.

Pemilihan Panglima TNI bisa dilakukan berdasarkan rotasi atau urut kacang jika negara dalam keadaan normal. Namun, masalahnya sekarang ini negara tidak dalam sedang kondisi normal, apalagi setelah dilanda wabah virus corona yang menyebabkan ekonomi nasional berantakan.

"Negara juga tidak memiliki banyak uang untuk menopang kondisi saat ini. Semua akan berdampak terhadap stabilitas nasional. Ancaman dan gangguan yang dihadapi bangsa kita ke depan akan lebih kompleks lagi. Di samping masalah kedaulatan, Ipoleksusbudmil, belum lagi masalah bencana alam," ujar praktisi intelijen itu.

Selain itu, masalah batas wilayah antar negara, seperti yang dilakukan Tiongkok yang meluaskan wilayahnya dengan mengklaim wilayah laut China Selatan. Kondisi tersebut tidak bisa dianggap remeh.

"Kita perlu pemimpin yang memiliki koneksitas dengan negara adidaya yaitu Amerika, bukan sekadar koneksitas tapi suatu hubungan yang sudah terjalin erat akan membantu kekuatan pertahanan," ucapnya.

Saat ini, dirinya menilai, salah satu sosok yang paling pas adalah Jenderal TNI Andika Perkasa. Sebab, Andika dianggap cukup mumpuni dan mapan dalam menjawab permasalahan yang terjadi di Indonesia saat ini.

"Koneksi yang dimiliki Jenderal TNI Andika Perkasa juga sangat kuat. Apalagi beliau, baru saja mendapatkan medali kehormatan dari Pemerintah Amerika Serikat. Koneksi beliau tidak diragukan lagi, integritas, kapabilitas, kredibilitas sudah jelas memiliki kualitas prima," ujarnya.

Namun demikian, dari penilaian tersebut bukan berarti sosok yang lain tidak mumpuni. Akan tetapi, dengan mempertimbang faktor-faktor tersebut di atas, maka Indonesia sangat memerlukan jenderal yang sudah matang dan sudah mengetahui kondisi dan situasi bangsa.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemkot Medan Siap Laksanakan New Normal

Peraturan Wali Kota sudah mengakomodasi new normal.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Soal Disiplinkan Masyarakat, Polri Akan Dahulukan Upaya Persuasif

Dalam menjalankan tugasnya dalam menegakkan peraturan saat PSBB, polisi mengedepankan upaya persuasif kepada masyarakat.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Gubernur Sumut Kaji Konsep New Normal Covid-19

Penerapan new normal ini sedang dikaji, apakah dapat diterapkan di kabupaten/kota, khususnya daerah kategori zona merah.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Hadapi Perubahan Tren Global, Jokowi Minta Pariwisata Terapkan Ketat Protokol Kesehatan

Hadapi perubahan tren global, Jokowi meminta penerapan protokol tananan normal baru di sektor pariwisata yang mampu menjawab perubahan tersebut.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Dijaga Aparat, Objek Wisata di Bengkulu Tutup hingga Akhir Mei

Karena itu, sejumlah objek wisata di Bengkulu, dikawal ketat oleh aparat TNI dan Polri untuk mengantisipasi warga berkunjung.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Pasar Gianyar Direvitalisasi

Bupati Mahayastra tetap menjaga komitmennya untuk tetap produktif dalam membangun Gianyar.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Jokowi Minta Menparekraf Siapkan Program Pariwisata Aman Covid-19

Jokowi meminta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio menyiapkan program pariwisata di dalam negeri yang aman dari Covid-19.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Pemkot Medan Lakukan Rapid Test Covid-19 Secara Massal

"Kita juga akan melakukan ini di kantor pemerintahan maupun lokasi usaha," ujar Edwin Effendy.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Jumlah Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Terus Berkurang

Jumlah pasien Covid-19 yang sedang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat kian terus berkurang, dua hari terakhir.

NASIONAL | 28 Mei 2020

The New Normal, Antara Ghost Protocol dan Desentralisasi Global

Jika boleh diibaratkan, pemerintah Indonesia adalah Tim Mission Impossible

NASIONAL | 28 Mei 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS