706 Mahasiswa Universitas Cenderawasih Diwisuda Secara Online

706 Mahasiswa Universitas Cenderawasih Diwisuda Secara Online
Analis Mangguwop SPd, mahasiswa Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan jurusan Bimbingan Konseling di Universitas Cenderawasih (Uncen),mengikuti proses wisuda secara live streaming melalui jaringan YouTube di rumahnya, Kamis, 28 Mei 2020. Ponsianus Mangguwop, ayah Analis, memindahkan tali toga di topi Analis dari bagian kiri ke kanan, menandakan Analis telah resmi menjadi sarjana. (Foto: Istimewa)
Robert Isidorus / JEM Kamis, 28 Mei 2020 | 14:42 WIB

Jayapura, Beritasatu.com - Proses wisuda 706 mahasiswa dan mahasiswi Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, digelar secara online atau dalam jaringan (daring), Kamis, 28 Mei 2020. Peristiwa ini menjadi catatan sangat bersejarah bagi sejarah Uncen yang berdiri 10 November 1962, karena baru kali ini proses wisuda dilakukan secara daring.

Para peserta wisuda dari kediamannya masing-masing mengikuti proses wisuda yang disiarkan secara live streaming dari Auditorium Uncen di Jayapura. Para wisudawan menyaksikan proses wisuda melalui channel YouTube Universitas Cenderawasih.

Wisuda Daring Periode I Tahun Akademik 2019/2020 tersebut untuk mewisuda lulusan program doktor, magister, sarjana, dan diploma terdiri dari 706 mahasiswa.

Rektor Universitas Cenderawasih Apolo Safanpo menyatakan rasa syukur kepada Tuhan Maha Esa karena tetap dapat melaksanakan wisuda secara daring di tengah pandemi Covid-19.

"Kami melantik putera-puteri kita yang telah menyelesaikan proses akademik dengan baik, bahkan sebagian dengan prestasi yang gemilang," kata Apolo Safanpo.

Disebutkan, sebanyak 706 mahasiswa yang diwisuda, dan terdapat tiga mahasiswa memperoleh tingkat kelulusan cumlaude. "Kami mengucapkan selamat kepada wisudawan-wisudawati yang telah menempuh pendidikan di kampus yang kita cintai ini dengan prestasi yang membanggakan," kat Apolo Safanpo.

Apolo Safanpo berharap, para mahasiswa yang secara resmi telah menyelesaikan pendidikan tinggi pada program doktor, magister, sarjana dan diploma di Universitas Cenderawasih, dapat membuktikan kiprahnya di masyarakat dalam bidangnya masing-masing.

"Semoga dengan kelulusan saudara-saudari dari jenjang pendidikan tinggi akan membuka kesempatan bagi sudara-saaudari untuk membangun kehidupan social dan ekonomi yang lebih baik,” ujarnya.

Apolo Safanpo mengatakan bahwa total lulusan Universitas Cenderawsih seluruhnya sudah berjumlah 74.942 orang.

Diungkapkan pula bahwa proses wisuda dilaksanakan di tengah suasa prihatin karena di tengah pandemi Covid-19, sehingga rapat senat terbuka tak dapat dilaksanakan sebagaimana biasanya.

"Oleh karena itu atas nama pimpinan dansegenap civitas akademika Universitas Cenderawasih Jayapura kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya. Keputusan ini sangat berat bagi kami, tapi ini adalah jalan yang terbaik saat ini. Yaitu menyelesaikan upacara wisuda secara online tanpa mengurangi makna dan keabsahan proses wisuda,” ujarnya.

Sementara itu, seorang wisudawati Analis Mangguwop SPd dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan, jurusan Bimbingan Konseling mengikuti proses wisuda bersama kedua orang tuanya Ponsianus Mangguwop dan ibunya Antonia dari rumah.

Ia mengenakan toga lengkap didampingi kedua orang tuanya yang menyaksikan live streaming di YouTube melalu ponsel mereka.

“Senang dan sedih semua bercampur aduk,” ujar Analis di rumahnya Jalan Malarex Waena Perumnas II.

Tali toga yang ada di topi toga yang digunakan Analis, kemudian dipindahkan oleh ayahnya sendiri dari bagian kiri ke bagia n kanan pertanda Analis sudah lulus jadi sarjana.

Tangis Analis pun pecah karena rasa harus dan gembira oleh karena telah lulus dari bangku kuliah.

Ayah Analis, yakni Ponsianus Mangguwop mengatakan, pemindahan tali toga dari kiri ke kanan sebagai tanda menyelesaikan pendidikan.

"Ko (kamu) telah lulus dari kuliah," kata Ponsianus Mangguwop dengan bangga.



Sumber: BeritaSatu.com