Syarat Keluar dari Yogyakarta Tujuan Jakarta Makin Ketat

Syarat Keluar dari Yogyakarta Tujuan Jakarta Makin Ketat
Sejumlah pertugas Otoritas Bandara Wilayah III dan seluruh Komunitas Bandara Internasional Adisutjipto (TNI AU, Dinas Perhubungan DIY, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Bea dan Cukai, Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta, Kantor Karantina Pertanian, Kantor Karantina Ikan, seluruh Maskapai dan Ground Handling melakukan penyemprotan disinfektan sebagai antisipasi penyebaran virus Corona di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, pada Jumat, 13 Maret 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Fuska Sani Evani)
Fuska Sani Evani / YUD Kamis, 28 Mei 2020 | 17:06 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Syarat bagi penumpang dengan daerah asal Yogyakarta yang akan menuju Jakarta semakin diperketat. Saat ini semua calon penumpang di dua Bandara Yogyakarta Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo dan Bandara Adisutjipto Yogyakarta, diwajibkan menunjukkan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) serta melampirkan surat bebas Covid-19 dengan tes swab PCR dari kota keberangkatan.

Baca juga: Pelayanan Publik di Pemkot Yogyakarta Langsung Ramai Dikunjungi Warga

Dikatakan, General Manager Bandara Adisutjiptosekaligus Pelaksana Tugas Sementara (PTS) GM Bandara Internasional Yogyakarta, Agus Pandu Purnama, seluruh calon penumpang harus menunjukkan hasil negatif Covid-19 beserta dokumen pendukung lainnya sesuai tujuan perjalanan udara, dan khusus untuk tujuan ke Jakarta, calon penumpang wajib memiliki SIKM dan hasil negatif Covid-19 dengan tes swab PCR.

“Bagi penumpang dengan tujuan selain Jakarta, juga wajib negatif Covid -19 dengan rapid test, dan juga harus melewati pengecekan dokumen kesehatan dan dokumen pendukung lainnya,”ujar Pandu Kamis (28/05/2020) melalui keterangan tertulisnya.

Baca juga: Persediaan APD di Yogyakarta Cukup Hingga Juni

Pandu membenarkan, ketentuan tersebut memang belum bisa sepenuhnya lakukan calon penumpang, hingga akhirnya tidak diperbolehkan terbang.

Hal serupa juga dilakukan PT KAI. Menurut Humas PT KAI DAOP 6 Yogyakarta, Eko Budianto,

KA juga memperketat pengawasan terhadap penumpang dengan tujuan Jakarta, meski telah mengoperasionalkan kereta api luar biasa (KLB), namun pemeriksaan tetap dilaksanakan secara ketat.

"Kita sesuaikan syaratnya dengan yang telah ditetapkan oleh Pemda DKI, sehingga penumpang yang naik KLB syaratnya jadi bertambah, termasuk juga SIKM tersebut," katanya.

Baca juga: Ratusan Masjid di Yogyakarta Masih Berencana Gelar Salat Id

Dan jika yang bersangkutan adalah ASN, TNI/Polri juga wajib melampirkan surat negatif Covid-19, surat kesehatan dan surat dari atasan, sedang masyarakat umum, harus menyetakan surat izin Lurah setempat, disertai dengan meterai 6 ribu dan juga SIKM bagi penumpang yang tujuan Jakarta.

"Jika ada calon penumpang pada saat proses boarding tidak memenuhi persyaratan ketentuan di atas maka tidak diperkenankan melakukan perjalanan kereta api, dan tiket dapat dibatalkan serta mendapat pengembalian bea penuh dengan beberapa ketentuan," tegasnya.



Sumber: BeritaSatu.com