Acer Bagi Tips Hadapi New Normal Bidang Pendidikan

Acer Bagi Tips Hadapi New Normal Bidang Pendidikan
Ilustrasi pelajar. (Foto: Dok)
Lona Olavia / WBP Jumat, 29 Mei 2020 | 14:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Melalui seri Webinar Buka Wawasan Terus, Acer memfasilitasi para praktisi bidang pendidikan, psikolog anak, orangtua dan siswa, untuk berbagi pengetahuan dan tips praktis tentang bagaimana menghadapi tantangan kenormalan baru (new normal) di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Webinar ini juga membahas bagaimana memaksimalkan peran masing-masing pihak saat melakukan aktivitas belajar dari rumah di masa pandemi dari para praktisi pendidikan.

“Pandemi Covid-19 di Indonesia berdampak pada kehidupan, terutama bidang pendidikan. Acer memahami bahwa sistem belajar dari rumah membutuhkan usaha khusus dari institusi pendidikan, orangtua dan siswa. Kami berharap Webinar Acer dapat menghadirkan solusi menghadapi tantangan penyelenggaraan pendidikan yang lebih baik,” ujar Presiden Direktur Acer Indonesia, Herbet Ang, dalam siaran pers, Jumat (29/5/2020).

Baca juga: Pemprov DKI: 13 Juli, Bukan Tanggal Pembukaan Kembali Sekolah

Melalui seri webinar ini, selain berbagi pengetahuan dan tips praktis, Acer turut menyebarkan semangat positif bagi semua pihak yang terdampak pandemi Covid-19. “Meski dengan keterbatasan physical distancing tidak belajar di sekolah, kita dapat tetap produktif dan berbagi hal yang bermanfaat untuk bangkit dan siap menghadapi new normal,” katanya.

Seri Webinar Buka Wawasan Terus dari Acer untuk dunia pendidikan terbagi dalam empat sesi terpisah yang akan dilaksanakan pada 3 dan 4 Juni 2020. Pada hari pertama, seri webinar membahas tema pendidikan dari sudut pandang para pengajar. Mulai cara beradaptasi dalam situasi yang baru sampai metode dalam antisipasi era revolusi industri 4.0.

Sedangkan pada hari kedua, webinar fokus pada pembahasan topik pendidikan bagi para orangtua dan siswa. Dalam kesempatan ini, Acer juga akan mengumumkan program menarik berupa beasiswa tingkat sarjana bagi siapa saja yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di London Metropolitan University.



Sumber: BeritaSatu.com