Persiapan Normal Baru, Pemprov Bengkulu Bagikan 2 Juta Masker

Persiapan Normal Baru, Pemprov Bengkulu Bagikan 2 Juta Masker
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. (Foto: Dok Pemprov Bengkulu)
Usmin / JAS Jumat, 29 Mei 2020 | 15:13 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Dalam rangka persiapan pelaksanaan new normal atau kenormalan baru, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, akan membagikan sebanyak 2 juta masker kepada masyarakat di 10 kabupaten dan kota di daerah ini.

"Sebelum melaksanakan new normal di Bengkulu, kita pastikan dulu masyarakat secara menyeluruh sudah memakai masker jika keluar rumah, termasuk pergi ke pasar dan tempat-tempat umum lainnya di daerah ini. Karena itu, kita akan membagikan masker kepada warga di 10 kabupaten dan kota secara gratis," kata Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, di Bengkulu, Jumat (29/5/2020).

Ia mengatakan, pembagian masker gratis kepada warga di 10 kabupaten dan kota di Bengkulu, akan disadarkan atas jumlah penduduk daerah bersangkutan. "Yang pasti, setiap warga diusahkan mendapat satu masker dari Pemprov Bengkulu, sehingga tidak ada alasan bagi warga tidak memakai masker karena tidak memiliki alat kesehatan tersebut," ujarnya.

Untuk memastikan setiap warga mendapat masker gratis dari Pemprov Bengkulu, maka pembagian alat kesehatan ini akan melibatkan Tim Gugus Tugas Covid-19 kabupaten dan kota di Bengkulu. Sebab, mereka paling mengetahui warga yang akan diberikan masker di daerahnya.

Dengan cara ini, kata Gubernur Rohidin pembagian masker gratis dari Pemprov Bengkulu kepada masyarakat di 10 kabupaten dan kota dapat dilaksanakan dengan baik, sesuai harapan. Dengan demikian, pada saat dilaksanakan pola hidup baru atau new normal semua masyarakat bila keluar sudah terbiasa menggunakan masker.

Selain itu, Pemprov Bengkulu juga akan membagikan alat rapid test sebanyak 58.861 kepada 10 kabupaten dan kota guna menekan kasus penyebaran virus corona atau Cavid-19 di masing-masing kabupaten dan kota di daerah ini.

Pembagian alat rapid test ini juga didasarkan atas jumlah penduduk di masing-masing kabupaten dan kota di Bengkulu. Rinciannya Kota Bengkulu mendapat jatah rapid test sebanyak 10.938, Bengkulu Selatan 4.927, Kabupaten Rejang Lebong 8.269, dan Bengkulu Utara sebanyak 8.377.

Selanjutnya Kabupaten Kaur mendapat jatah alat rapid test sebanyak 3.773, Seluma sebanyak 6.228, Kabupaten Mukomuko sebanyak 5.242, Kabupaten Lebong 3.410, Kabupaten Kepahiang 4.430, dan Kabupaten Bengkulu Tengah dapat jatah bantuan alat rapid test sebanyak 3.267.

Gubernur Rohidin menambahkan, bantuan alat rapid tes yang akan dibagikan Pemprov Bengkulu kepada seluruh kabupaten dan kota itu, sebesar 3 persen dari total jumlah penduduk yang ada daerah bersangkutan.

Dengan demikian, jika alat rapid test sudah sampai ke daerah masing-masing, maka langsung didistribusikan ke rumah sakit dan puskesmas sehingga pelaksanaan rapid test massal di setiap kabupaten dan kota didapat dilaksanakan.

Jika rapid test massal sudah dilaksanakan, maka dapat diketahui wilayah penyebaran virus corona di masing-masing kabupaten dan kota di Bengkulu. Dengam demikian, penyusunan program pelaksanaan kenormalan baru di Bengkulu, dapat dilaksanakan dalam waktu singkat ini, sehingga penerapan pola hidup baru berdampingan pandemi Covid-19 dapat dilaksanakan.

"Yang jelas, katanya sebelum Pemprov Bengkulu memberlakukan new normal pastikan dulu seluruh masyarakat sudah menggunakan masker bila keluar, telah menerapkan pola hidup sehat dan bersih, serta patuh dalam melaksanakan protokol kesehatan, seperti jaga jarak atau physical distancing saat berkomunikasi dengan orang lain," ujarnya.

Jika protokol kesehatan sudah dipastikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-sehari di masyarakat Bengkulu, maka pola kenormalan baru dapat dilaksanakan di wilayah di Bengkulu. "Kalau semua persiapan berjalan baik, maka penerapan new normal di Bengkulu, dipastikan akan suskes," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com