Kempupera Pastikan PSN 5 Destinasi Wisata Prioritas Senilai Rp 6,4 T Tetap Jalan

Kempupera Pastikan PSN 5 Destinasi Wisata Prioritas Senilai Rp 6,4 T Tetap Jalan
Basuki Hadimuljono. (Foto: Antara)
Lenny Tristia Tambun / JAS Jumat, 29 Mei 2020 | 16:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono memastikan lima destinasi wisata prioritas tetap berjalan. Karena kelima destinasi wisata tersebut sudah termasuk dalam 89 proyek strategis nasional (PSN) baru yang disetujui Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Lima destinasi wisata yang menjadi prioritas tersebut adalah di Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang (Sulawesi Utara).

Meski, terjadi penghematan anggaran di Kempupera sebesar Rp 44 triliun dari DIPA sebesar Rp 120 triliun, namun tidak ada kegiatan anggaran di tahun 2020 yang dibatalkan.

“Penghematan anggaran sebesar Rp 44 triliun tersebut, berasal dari kegiatan yang ditunda yang akan menjadi prioritas di tahun 2021, yang sudah dialokasikan anggarannya oleh Bu Menkeu,” kata Basuki Hadimuljono saat konferensi pers seusai menghadiri rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat (29/5/2020).

Dengan demikian, lanjutnya, lima destinasi wisata prioritas tersebut tetap akan dilaksanakan pembangunan proyeknya di tahun ini.

“Kembali kelima destinasi wisata tadi, di tahun 2020 dialokasikan anggaran Rp 6,4 triliun untuk lima destinasi wisata dan ini tidak termasuk yang dihemat karena ini menjadi prioritas. Dengan harapan bahwa setelah pandemi ini, ini menjadi yang paling cepat bisa rebound,” terang Basuki Hadimuljono.

Basuki Hadimuljono menerangkan dari total anggaran Rp 6,4 triliun, terdapat Rp 5,1 triliun yang sudah dilakukan penandatanganan kontrak dan beberapa pekerjaan pun sudah dimulai.

"Ada yang baru dimulai pada pekan ini, setelah Lebaran. Contoh di Danau Toba, kegiatannya adalah penataan Pantai Parapat kemudian penataan kawasan Huta Raja Siallagan di Samosir. Dan termasuk yang lain-lain, ini kegiatan kawasan belum termasuk perbaikan jalan, pelebaran jalan, gapura, pasar," jelas Basuki Hadimuljono.

Untuk proyek pembangunan destinasi wisata prioritas di Borobudur, Basuki Hadimuljono mengatakan akan ada proyek pengerjaan gerbang akses untuk menuju destinasi wisata. Nantinya akses tersebut akan dimulai dari Sentu, Purworejo.

"Jadi itu ada beberapa gerbang yang akan dibangun untuk mengantarkan turis menuju kawasan Borobudur. Jadi ada jalan akses utama dan gerbang-gerbang yang sudah kita kontrak tahun ini,” ungkapnya.

Sedangkan di Mandalika, Kempupera akan fokus untuk menyiapkan jalan akses dari Bandara Internasional Lombok (BIL) ke Mandalika sepanjang 17 km. Proyek tersebut, sudah selesai tahap lelang. "Tinggal paket dan akan segera dimulai pekerjaannya pada 2020, sehingga 2021 bisa selesai. Termasuk perbaikan kawasan Pantai Belubuk di Mandalika," jelas Basuki.

Sedangkan semua kegiatan proyek di destinasi wisata Labuan Bajo, menurutnya sudah selesai penandatanganan kontrak. Di antaranya, proyek terusan akses dari Puncak Waringin, di Jalan Soekarno-Hatta dan di Gua Cermin.

"Kemudian di Manado-Bitung Likupang sudah ada kegiatan di antaranya adalah penataan Pantai Malalayang di Manado yang bisa dipakai untuk kuliner di Manado,” tutur Basuki Hadimuljono.



Sumber: BeritaSatu.com