Lewat Kompetisi dan Webinar, Quipper Tingkatkan Interaksi Aktif Guru dan Murid

Lewat Kompetisi dan Webinar, Quipper Tingkatkan Interaksi Aktif Guru dan Murid
Salah satu kegiatan yang dilakukan Quipper. (Foto: istimewa)
Iman Rahman Cahyadi / CAH Jumat, 29 Mei 2020 | 16:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Memasuki pekan ke-12 pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi Covid-19, beberapa perusahaan edutech terus berupaya untuk memaksimalkan kegiatan belajar mengajar dari rumah agar tetap menyenangkan. Berbagai cara kreatif telah dilakukan oleh para perusahaan yang bergerak dibidang teknologi berbasis pendidikan dari mulai mengadakan sesi interaksi live bersama narasumber terkenal, webinar, hingga menyelenggarakan kompetisi tingkat nasional seperti yang diselenggarakan oleh Quipper.

Kompetisi yang digelar sejak tanggal 6 - 18 Mei 2020 tersebut sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan guru dan murid dalam menggunakan Learning Management System selama masa pembelajaran jarak jauh.

Sebagai bentuk kolaborasi kreatif yang bertujuan untuk meningkatkan interaksi antara guru dan murid selama masa pembelajaran jarak jauh, Quipper menyelenggarakan kompetisi pekan pendidikan nasional yang diikuti oleh 1.098 sekolah dan 66.297 siswa yang mendaftar. Berdasarkan hasil rekapitulasi penilaian, telah diputuskan sebanyak 30 siswa SMP teraktif, 30 siswa SMA teraktif, 10 SMP teraktif dan 10 SMA teraktif yang berhasil lolos menjadi pemenang dan berhak membawa pulang hadiah dengan nilai total Rp 40 juta dan gadget yang disponsori oleh Fruit Tea Sosro dan Samsung Galaxy.

Baca JugaSebanyak 20.000 Kelas Online Quipper Digunakan Guru untuk Mengajar

Pengumuman daftar pemenang akan dipublikasikan pada akun instagram resmi Quipper Indonesia dan laman blog Quipper pada hari ini tanggal 29 Mei 2020.

Ruth Ayu Hapsari, Business Development Manager Quipper Indonesia, menyampaikan ucapan selamat kepada para guru dan murid yang telah berhasil menjadi pemenang dalam kompetisi pekan pendidikan nasional tahun ini. Ayu juga berharap semoga kegiatan tersebut bermanfaat dan dapat meningkatkan kreativitas dan interaksi antara guru dan murid walau hanya melalui online learning.

“Sejak dibukanya pendaftaran kompetisi pekan pendidikan nasional, sudah terdaftar 1.098 sekolah dan 66.297 siswa dari Sumatera hingga Papua yang turut bergabung untuk mengikuti kompetisi. Kami ucapkan selamat kepada para pemenang dan kami harap hadiah yang diberikan dapat bermanfaat bagi siswa dan sekolah sehingga dapat terus memacu semangat belajar serta kreativitas guru dan murid selama masa pembelajaran jarak jauh,” ujar Ayu.

Selain itu, sebagai upaya untuk meningkatkan interaksi antara guru dan murid dalam rangka mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar selama masa pembelajaran jarak jauh, Quipper juga telah menyelenggarakan webinar perdananya dengan total 646 guru yang turut berpartisipasi dari seluruh Indonesia. Bahasannya tentang bagaimana mengaplikasikan pembelajaran jarak jauh yang baik dan strategis selama masa pandemi Covid-19 di sektor pendidikan. 

Baca Juga: Kemdikbud Gandeng 12 Mitra Swasta Dukung Belajar di Rumah

Bentuk pembelajaran jarak jauh yang saat ini umum dilakukan oleh para guru bervariatif, dari mulai melalui aplikasi whatsapp, virtual meeting, pemberian tugas kelompok, hingga pemanfaatan Learning Management System (LMS). Salah satu perwakilan guru dari SMAN 53 Jakarta, Refina Hadinurjana membagikan pengalamannya bagaimana mengimplementasikan PJJ selama masa pandemi. Situasi ini secara tidak langsung memaksa guru untuk dapat beradaptasi dengan cepat dalam menggunakan teknologi.

“Saya pernah membuat sebuah pembelajaran kepada murid untuk membuat sebuah puisi yang berkaitan dengan Covid-19 untuk kemudian di upload ke platform musik Spotify. Cara seperti ini menurut saya efektif karena murid tidak membacakan di dalam kelas namun mereka dapat membagikan karya mereka melalui podcast di Spotify agar semua orang dapat mendengarkan puisi anak murid saya dan membuat mereka merasa bangga atas karyanya sendiri,” ujar Refina.

Selain itu Idul Manafa Damai, dari SMAN 1 Dampit turut menuturkan apresiasinya terhadap webinar yang telah diselenggarakan oleh Quipper bersama para guru karena dianggap sangat bermanfaat dan dapat memberikan referensi cara mengajar yang kreatif, dan berharap kedepannya dapat diselenggarakan sesi webinar dengan pelatihan materi.

“Webinar yang diselenggarakan oleh Quipper sudah baik dan sangat membantu saya mendapatkan referensi baru. Mungkin kedepannya perlu diadakan praktek/pelatihan singkat untuk membuat atau mempraktikkan aplikasi yang baru/menarik untuk diaplikasikan di sekolah," utup Idul.



Sumber: BeritaSatu.com