Kemdikbud Dorong Pendidikan Vokasi Buka S-2 Terapan

Kemdikbud Dorong Pendidikan Vokasi Buka S-2 Terapan
Dirjen Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Wikan Sakarinto (Foto: istimewa)
Maria Fatima Bona / IDS Jumat, 29 Mei 2020 | 19:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dirjen Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Wikan Sakarinto mengatakan, pihaknya mendorong pendidikan vokasi membuka program studi (prodi) magister terapan (S-2). Ini berguna untuk menjawab tantangan zaman dan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia kerja.

Wikan menyebutkan, prodi magister terapan ini memiliki berbagai keunggulan. Selain aspek teknis yang semakin dimatangkan, para mahasiswa juga dibekali aspek soft skills seperti kepemimpinan.

"Keberadaan S-2 terapan ini tujuannya untuk memberikan alternatif pendidikan yang dapat memenuhi kebutuhan SDM profesional secara kompeten," ujar Wikan dalam telekonferensi pembukaan prodi S-2 terapan di Politeknik Negeri Padang (PNP) secara daring, Jumat (29/5/2020).

Selanjutnya Wikan menyebutkan, kemampuan memecahkan masalah hendaknya dibentuk dengan skema project-based learning dan perkuliahan berbasis praktik yang tinggi untuk menguatkan kemampuan analisis pada problem-problem riil di industri dan dunia kerja.

Wikan pun mendorong pendidikan vokasi yakni politeknik, akademik, dan universitas untuk membuka prodi magister terapan dengan menggunakan model rekayasa teknologi berbasis penyelesaian permasalahan. Ia mengaku memberi dukungan penuh terhadap pembukaan prodi S-2 Terapan Sistem Informasi Akuntansi di PNP.

“Prodi ini capaian belajarnya unik, sangat 4.0. Artinya, accounting ini akan 'menikah' dengan industri. Industri apa pun itu butuh akuntan. Mau pemerintah, swasta, perpajakan, auditor, semua butuh accounting. Uniknya ini punya aspek IT tinggi. Jadi lulusannya akan dibekali ilmu akunting lebih dalam dan memiliki tools yang sangat unik mampu mendesain sistem akunting berdasarkan kemampuan data base IT,” kata Wikan.

Kendati demikian, Wikan berharap prodi S-2 terapan PNP dapat menjadi patner strategis industri dan dunia kerja serta bisa menjalin kerja sama di perguruan tinggi luar negeri join degree dengan pendidikan vokasi terbaik luar negeri.

Selain PNP, terdapat tiga pendidikan tinggi vokasi lainnya yang akan membuka prodi magister terapan pada 2020 ini. Ketiganya adalah Politeknik Negeri Lampung dengan prodi Ketahanan Pangan, Politeknik Negeri Medan dengan prodi Sistem Informasi Akuntansi, dan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya dengan prodi Teknik Keselamatan dan Risiko.



Sumber: BeritaSatu.com