GOR Gambir untuk Karantina Penumpang Kereta yang Tidak Memiliki SIKM

GOR Gambir untuk Karantina Penumpang Kereta yang Tidak Memiliki SIKM
Suasana lengang Stasiun Gambir Jakarta Pusat ditengah situasi pandemi Covid-19 dan diperbolehkan perjalanan dengan keperluan khusus oleh pemerintah pusat, Jumat (15/5/2020). (Foto: Beritasatu Photo / Carlos Roy Fajarta Barus)
Winda Ayu Larasati / WIN Sabtu, 30 Mei 2020 | 12:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan GOR Gambir, Jakarta Pusat sebagai tempat karantina bagi pendatang melalui Stasiun Gambir. Karantina tersebut diperuntukkan pendatang yang tidak memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta.

Berdasarkan laporan reporter Beritasatu TV Putri Amanda dalam program Good Morning Jakarta, Sabtu (30/5/2020), bagi pendatang yang tidak memiliki SIKM akan diberikan dua opsi yaitu dilakukan tes swab dan karantina di GOR Gambir selama 14 hari atau dipulangkan ke daerah asal.

Hingga saat ini, ada tujuh penumpang yang tidak memiliki SIKM. Lima di antaranya dijamin keluarganya dan dikarantina mandiri, sementara dua lainnya dipulangkan ke daerah asal.

GOR Gambir ini berkapasitas 100 tempat tidur portable yang dibagi dua kamar terpisah untuk perempuan dan laki-laki.

Pemeriksaan SIKM akan berlangsung hingga 4 Juni 2020 mendatang.

Kebijakan tersebut berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Keluar dan/atau Masuk Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Hal ini mendukung pemerintah dalam menekan penularan covid-19 di DKI Jakarta.

https://www.youtube.com/watch?v=ERaLm-fx6-c



Sumber: Beritasatu TV