Jusuf Kalla Sebut Kenormalan Baru Sebagai Harapan

Jusuf Kalla Sebut Kenormalan Baru Sebagai Harapan
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) (Foto: Beritasatu TV)
/ CAH Sabtu, 30 Mei 2020 | 14:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut kenormalan baru (new normal) berkenaan dengan pemulihan aktivitas warga yang berubah akibat pandemi Covid-19 sebagai suatu harapan.

"New normal (kenormalan baru) itu harapan. Bukan sesuatu yang rumit amat," kata Jusuf Kalla dalam diskusi virtual mengenai kenormalan baru di Indonesia yang diselenggarakan Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju di Jakarta, Sabtu (30/5/2020).

Ia mengatakan bahwa tahun ini pandemi Covid-19 membuat warga tidak bisa melakukan kegiatan di tempat kerja, sekolah, pasar, pusat perbelanjaan, rumah ibadah, tempat pertemuan, dan fasilitas umum sebagaimana tahun lalu.

Baca JugaJK: Saatnya Umat Kembali ke Masjid

Warga harus membatasi kegiatan dan beradaptasi dengan menerapkan kebiasaan baru untuk mencegah penularan virus corona yang telah menimbulkan krisis kesehatan di berbagai belahan dunia.

Jusuf Kalla menjelaskan bahwa dalam situasi normal baru orang bisa kembali bekerja ke kantor, melaksanakan aktivitas belajar mengajar di sekolah, serta melakukan kegiatan sehari-hari lainnya dengan menjalankan protokol kesehatan dan tetap mewaspadai risiko penularan virus.

Baca JugaJK Tandaskan Penanganan Covid-19 Butuh Ketegasan

"Jadi bukan kita ingin hidup berdampingan, tapi hidup dengan waspada," katanya.

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) itu mengatakan, proses menuju kenormalan baru di Indonesia tidak bisa dimulai serentak. Alasannya Indonesia mencakup banyak pulau dengan tingkat penularan Covid-19 berbeda serta kondisi sosial budaya penduduk beragam.

"Penerapan di Jakarta, Surabaya, tentu akan berbeda dengan daerah lain yang jauh lebih aman," kata dia.



Sumber: ANTARA