Sebarkan Ideologi Khilafah, Suami Istri Ditangkap Polisi
Logo BeritaSatu

Sebarkan Ideologi Khilafah, Suami Istri Ditangkap Polisi

Sabtu, 30 Mei 2020 | 16:42 WIB
Oleh : YUD

Kupang, Beritasatu.com - Pasangan suami istri yang menyebarkan ideologi khilafah ditangkap Kepolisian Resor Kupang Kota. Bekerja sama dengan organisasi masyarakat Brigade Meo, Polres Kupang Kota menangkap pasangan suami istri yang sejak Kamis (28/5/2020) menyebarkan ideologi khilafah melalui pamflet di Jalan El Tari Kupang sehingga meresahkan warga.

"Saat ini keduanya sudah diamankan dan akan dilakukan interogasi dan penyelidikan lebih lanjut atas apa yang sudah mereka lakukan," kata Kapolres Kupang Kota AKBP Satria B kepada wartawan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (30/5/2020) sore.

Kapolres mengatakan bahwa keduanya diamankan di salah satu kos-kosan di Jalan Air Lobang 3, Kelurahan Sikumana, Kota Kupang bekerja sama dengan organisasi masyarakat Brigade Meo.

Penangkapan terhadap keduanya itu dilakukan setelah pihak kepolisian dan Brigade Meo mendapatkan informasi melalui salah satu media di Kota Kupang dan video yang beredar di media sosial.

Kapolres mengatakan bahwa saat ini keduanya sudah diamankan dan ditahan di Mapolres Kupang Kota untuk penyelidikan lebih lanjut.

Ia berharap masyarakat tidak perlu khawatir dan tetap tenang menanggapi masalah tersebut dan tetap menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Sementara itu, Ketua Brigade Meo Mercy Siubelan mengatakan bahwa pasangan suami istri itu adalah pasangan yang sering berulah berkaitan dengan ideologi khilafah. Keduanya merupakan pentolan penganut organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Siubelan mengatakan bahwa salah satu dari kedua orang itu pernah diamankan oleh Brigade Meo beberapa waktu lalu karena melakukan hal yang sama.

"Kini dia berulah lagi, kita amankan saja," kata dia sambil berharap agar kepolisian bisa mengambil tindakan tegas untuk kasus seperti ini.

Sebelumnya pada Kamis (28/5) sejumlah koran yang dijual di lampu merah di Jalan El Tari Kupang diselipi dengan selebaran yang berisi kemunculan ideologi khilafah di NTT.

Bahkan setelah itu seseorang yang bernama Suryadi melakukan pertemuan menggunakan aplikasi zoom mengelar rapat virtual tepat di depan halaman kantor Gubernur NTT dengan sejumlah orang dari daerah lain terkait khilafah.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Era Normal Baru Jadi Tantangan bagi Notaris

Tatanan baru dalam kehidupan masyarakat atau era new normal menjadi tantangan tersendiri bagi para notaris.

NASIONAL | 30 Mei 2020

Layanan Satpas SIM dan Samsat Telah Dibuka Kembali

Dispensasi perpanjangan SIM tetap diberikan bagi warga yang SIM-nya habis masa berlaku pada 24 Maret hingga 29 Mei 2020 atau selama layanan ditutup sebelumnya.

NASIONAL | 30 Mei 2020

Jusuf Kalla Sebut Kenormalan Baru Sebagai Harapan

Jusuf Kalla menjelaskan bahwa dalam situasi normal baru orang bisa kembali menjalankan aktivitasnya dengan menjalankan protokol kesehatan.

NASIONAL | 30 Mei 2020

Soal Rebutan Mobil Lab PCR, Gugus Tugas Jatim Sebut Ada Miskomunikasi

Dijadwalkan hari ini dua mobil PCR akan ditempatkan di RSUD Soewandhie (100 sampel) dan RS Husada Utama (100 sampel), kemudian ke kampung tangguh.

NASIONAL | 30 Mei 2020

Tanggapi Protes Risma, PDI-P Serukan Hindari Ego Kepemimpinan

Kepentingan rakyat harus diperhatikan, tanpa menghadirkan rivalitas politik yang tidak perlu.

NASIONAL | 30 Mei 2020

4.599 Kendaraan ke Jakarta Diputar Balik di Cikampek

Dari jumlah tersebut yang dicatat Jasa Marga dan Dishub sebanyak 226 adalah kendaraan angkutan penumpang dan 4.373 merupakan kendaraan pribadi.

NASIONAL | 30 Mei 2020

Kabupaten Bogor Perpanjang PSBB hingga 4 Juni

Perpanjangan masa PSBB Kabupaten Bogor tak terlepas masih adanya peningkatan kasus positif Covid-19 hampir 200 kasus.

NASIONAL | 30 Mei 2020

Kempupera Siap Operasikan 4 Ruas Tol Akhir Juni

Kempupera siap mengoperasikan empat ruas tol, yaitu Banda Aceh-Sigli, Pekanbaru-Dumai, Manado-Bitung, dan ruas Balikpapan-Samarinda, akhir Juni 2020.

NASIONAL | 30 Mei 2020

GOR Gambir untuk Karantina Penumpang Kereta yang Tidak Memiliki SIKM

Penumpang kereta di Stasiun Gambir akan dikarantina di GOR Gambir, Jakarta Pusat jika tidak memiliki SIKM

NASIONAL | 30 Mei 2020

Positif Covid-19, Direktur RSUD Sultan Imanuddin Tidak Putus Asa

Direktur RSUD Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, dr Fachrudin positif tertular Covid-19.

NASIONAL | 30 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS