Penuhi Kebutuhan RS dan Puskesmas, Pemkot Bengkulu Beli 6.000 APD

Penuhi Kebutuhan RS dan Puskesmas, Pemkot Bengkulu Beli 6.000 APD
Alat pelindung diri. (Foto: Antara)
Usmin / FER Sabtu, 30 Mei 2020 | 17:35 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, membeli sebanyak 6.000 alat pelindung diri (APD) untuk kebutuhan tenaga medis dalam menangani pasien terjangkit wabah virus corona atau Covid-19 di daerah ini.

Baca Juga: Objek Wisata di Bengkulu Tutup hingga Akhir Mei

"Kita sudah mengalokasikan anggaran akan membeli 6.000 APD untuk kebutuhan para tenaga medis di RSU dan Puskesmas dalam menangani pasien terjangkit wabah virus corona di Kota Bengkulu. Kita harapkan pengadaan APD sebanyak dapat direalisasikan dalam waktu dekat," kata Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Eko Agusrianto, di Bengkulu, Sabtu (30/5/2020).

Eko mengatakan, APD yang akan dibeli Pemkot Bengkulu sebanyak 6.000 buah itu, meliputi baju hazmat, rapid test, sepatu bot, masker dan peralatan kesehatan lainya yang diperlukan para tenaga medis baik di rumah sakit maupun puskesmas dalam menangani pasien Covid-19 di daerah ini.

APD sebanyak ini, akan disalurkan ke rumah sakit umum Harapan dan Doa (RSUHD) Kota Bengkulu, dan sejumlah puskesmas yang ada di sembilan kecamatan di daerah ini. Hal ini dilakukan agar kebutuhan APD di setiap puskemas di Kota Bengkulu, tersedia dengan baik.

Baca Juga: Pemprov Bengkulu Bagikan 2 Juta Masker

Dengan demikian, jika ada warga yang terindikasi terjangkit virus corona dapat ditangani langsung oleh petugas Puskesmas dengan menggunakan APD tersebut, sehingga mereka dalam melayani pasien positif Covid-19 lebih nyaman dan tidak khawatir akan terjangkit virus mematikan tersebut, kata Eko.

Khusus pengadaan masker selain diperuntukan bagi tenaga medis di RSU Harapan dan Doa (RSHD) dan puskesmas di Kota Bengkulu juga akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat di daerah ini. Sebab, masih banyak warga di Kota Bengkulu, yang tidak memiliki masker.

Pembagian masker gratis kepada warga ini bertujuan agar masyarakat Kota Bengkulu, secara masib menggunakan alat kesehatan tersebut, sehingga akan terhindar dari ancaman terjangkit wabah virus corona di daerah ini.

Baca Juga: Polda Bengkulu Siap Laksanakan New Normal

"Masker yang kita beli akan dibagikan kepada masyarakat secara gratis, terutama para pedagang di sejumlah pasar tradisional di Kota Bengkulu. Sebab, para pedagang di pasar tradisional rentan terjangkit virus corona karena mereka tidak menerapkan physical distancing dan hanya sebagian saja menggunakan masker," ujar Eko.



Sumber: BeritaSatu.com