New Normal, Sektor Pendidikan Terakhir Dibuka
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

New Normal, Sektor Pendidikan Terakhir Dibuka

Minggu, 31 Mei 2020 | 19:32 WIB
Oleh : Primus Dorimulu / ALD

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkapkan, sektor pendidikan tampaknya menjadi sektor yang paling akhir dibuka saat Indonesia mulai memasuki tatanan kehidupan normal baru (new normal) akibat Covid-19. Saat ini, Gugus Tugas masih membahas lebih detail mengenai hal tersebut dengan menteri pendidikan dan kebudayaan (mendikbud).

“Kita upayakan pendidikan jadi yang terakhir yang akan dibuka. Nanti saya akan bicara lebih detail lagi dengan menteri pendidikan dan kebudayaan,” ujar Doni Monardo dalam dialog virtual bersama jajaran pemimpin redaksi media massa, Minggu (31/5/2020).

Doni mengungkapkan, hal yang sama tampaknya juga berlaku untuk pesantren. “Kalau pesantren, dari rapat dengan menko PMK, ini arahnya sepertinya tahun ini belum mungkin,” ungkapnya.

Doni mengakui, saat ini desakan pemilik dan pengelola pesantren, serta para guru sangat kuat, agar pesantren bisa segera dibuka. “Banyak tokoh yang mengirimkan pesannya ke saya untuk diberikan izin agar pesantrennya bisa dibuka. Alasannya, karena guru-guru mereka sekian bulan tidak ada honor,” katanya.

Menyikapi desakan tersebut, Doni mengatakan, bukan bukan pekerjaan yang mudah untuk memberikan penjelasan kepada pemilik dan pengelola pesantren. “Termasuk juga anak-anak sekolah,” jelasnya.

Doni mengungkapkan, melihat pengalaman tiga negara, begitu membuka lockdown, diberikan kesempatan anak-anak bersekolah, namun akhirnya terpapar, sehingga sekolah ditutup kembali. “Melihat pengalaman seperti ini, minggu lalu sudah ada rapat, pembicaraan di tingkat menteri dipimpin Menko Polhukam dan PMK, termasuk menteri terkait mendikbud. Jadi kesimpulan sementara adalah belum waktunya untuk membuka sekolah,” ungkapnya.

Dia mengingatkan, pembukaan sekolah jangan dilakukan seperti saat sekarang ini, apalagi di daerah-daerah yang sudah jelas masuk zona merah pekat. “Jadi semua yang kami lakukan ini demi kepentingan masyarakat. Prioritas utama adalah keselamatan masyarakat. Solus populi suprema lex, keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi. Kalau ini semua sudah bisa kita kelola kemudian ketika nanti dibuka, ada yang mengalami peningkatan otomatis dapat ditutup tanpa perlu ada konsultasi dengan pihak mana pun,” katanya.

Doni menambahkan, ada gubernur yang sudah punya inisiatif pada saat tahun ajaran baru akan membuka sekolah-sekolah. “Saya katakana, pak gubernur kalau bapak membuka sekolah-sekolah maka konsekuensinya sangat besar, dan kami juga sudah mendapatkan surat edaran dari MUI yang mengatakan sekolah, pesantren dilarang dibuka dulu sampai ada kepastian bahwa Covid ini betul-betul bisa dikendalikan. Tokoh-tokoh agama sudah seperti itu, dan bapak mau membuka, kalau bapak paksakan dan terjadi sesuatu hal, bapak bisa digugat, dan akhirnya rencana itu dibatalkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Plt Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kemdikbud Hamid Muhammad mengungkapkan, pihaknya belum menetapkan kapan sekolah kembali dibuka. Sebab, ini menjadi kebijakan pemda disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah, dan berdasarkan rekomendasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Sekolah di wilayah zona merah dan kuning Covid-19, menurut Hamid, tahun ajaran baru akan tetap dijalankan dalam bentuk pembelajaran jarak jauh (PJJ). Sedangkan untuk sekolah zona hijau boleh kembali membuka sekolah setelah mendapat rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19.

Hamid menegaskan, pemda tidak bisa menetapkan sekolah kembali dibuka secara sepihak. Semua harus ada kesepakatan dari Gugus Tugas Covid-19 yang memiliki data terkait penyebaran Covid-19. “Sedangkan tugas Kemdikbud hanya memberikan regulasi berupa syarat dan prosedur seperti apa harus dipatuhi sekolah,” jelas Hamid, Kamis (28/5/2020).

Sedangkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat hingga 18 Mei 2020, jumlah anak di Indonesia yang menjadi pasien Covid-19 kategori pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 3.324 orang dengan 129 di antaranya meninggal dunia. Selain itu, 584 anak terkonfirmasi positif Covid-19, dengan 14 di antaranya meninggal dunia.

Melihat jumlah itu, IDAI meminta pemerintah membuat kebijakan agar anak-anak tetap dapat melakukan sekolah jarak jauh atau belajar di rumah. Sebab, IDAI menilai sulit melakukan pengendalian transmisi Covid-19 apabila terbentuk kerumunan anak-anak.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Buka Peluang Jerat Pelaku Lain di Kasus Suap PAW Caleg PDIP

KPK menunggu salinan lengkap putusan Saeful Bahri untuk menentukan langkah hukum berikutnya, termasuk mengembangkan kasus suap PAW caleg PDIP.

NASIONAL | 31 Mei 2020

Sepanjang Mei, Jumlah Kasus Corona Melonjak 62 Persen

Indonesia menghadapi masalah rumit wabah Covid-19: “di sini hampir selesai, di sana baru mulai”.

NASIONAL | 31 Mei 2020

Update Covid-19 di Sumut: Pasien Sembuh Bertambah 23 Orang

Jumlah pasien sembuh di Sumut bertambah sebanyak 23 orang dari sebelumnya 122 orang menjadi 145 orang.

NASIONAL | 31 Mei 2020

Longsor Tol Semarang-Solo, Satu Lajur Dapat Dilewati

Tol Semarang-Solo KM 426+600 arah Jakarta terdampak longsor yang terjadi pada Sabtu (30/5/2020) pukul 22.48 WIB.Namun kini satu lajur telah dapat dilewati.

NASIONAL | 31 Mei 2020

Bali Siap Perketat Protokol Keamanan Covid-19

Pemerintah Provinsi Bali telah menyiapkan strategi untuk memperketat protokol keamanan Covid-19 karena angka pertambahan kasus positif terus bertambah.

NASIONAL | 31 Mei 2020

Syawalan Kagama Gerakkan Energi Positif dan Solutif Hadapi Pandemi Covid-19

Syawalan Kagama ini diinisiasi oleh Kagama dan Universitas Gadjah Mada.

NASIONAL | 31 Mei 2020

Peringati Hari Lahir Pancasila, Taspen Gelar secara Online

PT Taspen (Persero) turut berpartisipasi memeriahkan peringatan hari lahir pancasila pada 2020 dengan cara kreatif namun tetap menjaga dan membangkitkan kecintaan terhadap aktualisasi nilai-nilai pancasila pada masa darurat pandemi virus Covid-19

NASIONAL | 31 Mei 2020

Kabupaten Cirebon Tolak PSBB Jilid 3

Hanya daerah Kabupaten Cirebon menolak PSBB lanjutan. Wilayah Kabupaten Cirebon langsung akan melaksanakan AKB pada 1 Juni esok.

NASIONAL | 31 Mei 2020

Hadapi Pandemi Covid-19, Dibutuhkan Kesadaran Kolektif Kebangsaan

Pemerintah diharapkan menerbitkan aturan yang jelas dalam hal kenormalan baru bagi kehidupan berbangsa.

NASIONAL | 31 Mei 2020

15 Daerah di Sumut Menuju Normal Baru

Sebanyak 15 dari 33 kabupaten/kota di Sumut, yang dinilai masih "zero" atau nol kasus positif Covid-19, sehingga bisa menerapkan "new normal" atau normal baru.

NASIONAL | 31 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS