Tekan Kasus Covid-19, Satgas di Bengkulu Gencarkan Razia Masker

Tekan Kasus Covid-19, Satgas di Bengkulu Gencarkan Razia Masker
Ilustrasi razia penggunaan masker. (Foto: ANTARA FOTO / Irwansyah Putra)
Usmin / JAS Minggu, 31 Mei 2020 | 20:21 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan, untuk menekan penyebaran kasus virus corona atau Covid-19 di daerah ini, Tim Satgas Gugus Tugas Covid-19 daerah ini terus melakukan razia kepada warga yang tidak menggunakan masker saat di luar rumah.

Selain itu, mereka juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan penerapan protokol kesehatan di daerah ini guna menekan kasus Covid-19 di Bengkulu.

"Tim Satgas Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bengkulu, saat ini gencar melakukan razia masker kepada warga yang berada di luar rumah, serta penerapan jaga jarak atau physical distancing saat berinteraksi dengan orang lain serta mencuci tangan guna menekan kasus Covid-19 di daerah ini," kata Kepala Dinkes Bengkulu, Herwan Antoni, di Bengkulu, Minggu (30/5/2020).

Ia mengatakan, dari kegiatan razia yang dilakukan Satgas Gugus Tugas Covid-19 Bengkulu tersebut, dapat disimpulkan sementara ini masih banyak warga daerah ini ketika berada di luar rumah tidak menggunakan masker.

Selain itu, masih banyak dijumpai kerumunan warga Bengkulu, di beberapa titik di Bengkulu, serta kesadaran warga untuk menerapkan jaga jarak atau physical distancing saat melakukan interkasi dengan orang lain, serta kesadaran mencuci tangan belum sesuai harapan.

Demikian pula di beberapa pusat perbelanjaan tradisional di Kota Bengkulu, belum diterapkan protokol kesehatan secara baik. Buktinya para pedagang dan pembeli saat melakukan transaksi tidak menjaga jarak.

Bahkan, masih banyak para pedagang di pasar tradisional di Kota Bengkulu, tidak menggunakan masker, sehingga mereka ini rawan terjangkit wabah virus corona.

"Karena itu, Satgas Tim Gugus Tugas Covid-19 Bengkulu, akan menggencarkan kampanye penggunaan masker secara massal di Provinsi Bengkulu, guna memutus mata rantai penyebaran virus mematikan tersebut di daerah ini," ujarnya.

Terkait hal tersebut, kata Herwan Antoni, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengharapkan kepada para bupati dan wali kota di daerah ini untuk menggencarkan kampanye penggunaan masker dan jaga jarak, serta kebiasan mencuci tangan setelah memegang sesuatu kepada warganya.

Dengan demikian, katanya masyarakat dapat melaksanakan imbuan para bupati dan wali kota dalam kesehidupan sehari-hari. "Jika hal ini dapat dilaksanakan oleh masyarakat maka penerapan new normal dapat diterapkan di seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com