PSBB Tangerang Raya Akan Diperpanjang Jelang Normal Baru

PSBB Tangerang Raya Akan Diperpanjang Jelang Normal Baru
Petugas menindak pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kawasan Cikokol, Kota Tangerang, Banten, Minggu (17/5/2020). Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Raya diperpanjang selama 14 hari terhitung sejak tanggal 18 Mei hingga 31 Mei 2020. (Foto: ANTARA FOTO / Fauzan)
Chairul Fikri / JAS Minggu, 31 Mei 2020 | 20:43 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di wilayah Tangerang Raya akan berakhr masa berlakunya hari ini. Namun demikian pemerintah kabupaten dan kota yang ada di wilayah Tangerang Raya berencana akan memperpanjang masa Pemberlakuan PSBB sebelum memasuki fase new normal atau normal baru. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Banten, Wahidin Halim dalam keterangan pers yang diterima media, Minggu (31/5/2020).

"PSBB di wilayah Tangerang Raya akan diperpanjang hingga pertengahan Juni 2020. Sebelum nantinya kita memasuki fase new normal seperti yang akan diberlakukan pemerintah pusat," tulis Wahidin Halim.

Meski akan memberlakukan perpanjangan PSBB Tangerang Raya, namun Pemerintah Provinsi Banten bersama 3 kepala daerah di wilayah Tangerang Raya akan memberikan kelonggaran terhadap pelaksanaan ibadah, meski akan tetap memberlakukan peraturan sesuai protokoler kesehatan.

"Kebijakan ini akan terus dievaluasi. Pelaksanaan PSBB tahap ketiga ini menjadi bagian langkah Pemprov Banten bersama para Wali Kota dan Bupati di Tangerang Raya dalam setiap evaluasi, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di seluruh wilayah Banten. Oleh sebab itu sebelum nantinya memberlakukan new normal, maka kita siapkan dahulu masyarakatnya agar lebih disiplin," tambahnya.

"Kelonggaran PSBB tahap tiga ini dilakukan karena angka pasien yang positif di Banten khususnya Tangerang Raya melandai. Kesembuhan cukup tinggi dan yang meninggal sudah turun. Namun demikian kita tetap mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokoler kesehatan," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com