Disbun Kaltim: Harga TBS Turun Dampak Pandemi Covid-19

Disbun Kaltim: Harga TBS Turun Dampak Pandemi Covid-19
TBS Sawit. (Sumber: Investor Daily/Gora Kunjana)
/ YS Senin, 1 Juni 2020 | 07:00 WIB

Samarinda, Beritasatu.com - Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur mengatakan harga tandan buah segar (TBS) sepanjang Mei 2020 berkisar Rp 1.230-Rp 1.390 per kilogram atau mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang Rp 1.500/kg karena dampak Covid-19.

"Harga TBS pada Mei ini mengalami penurunan jika dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai Rp 1.500 per kilogram, Kondisi penurunan harga ini salah satunya imbas dari wabah Covid-19," ujar Kepala Disbun Kaltim Ujang Rachmad di Samarinda, Minggu (31/5/2020).

Ia mengatakan semakin tua umur pohon kelapa sawit maka semakin tinggi harga jual TBS yang ditetapkan oleh perusahaan.

Ujang merincikan harga TBS yang dipanen per umur pohon kelapa sawit, di mana umur tiga tahun Rp 1.231,72 per kilogram, umur empat tahun Rp 1.316,11, umur lima tahun Rp 1.321,81 serta umur enam tahun Rp 1.335,50.

Umur tujuh tahun Rp 1.343,18 per kilogram, umur delapan tahun Rp 1.353,55, umur sembilan tahun Rp 1.380,24, dan umur 10 tahun ke atas Rp 1.396,61.

"Harga ini bagi TBS hasil pekebun rakyat dan berlaku untuk seluruh wikayah Kaltim selama periode Mei," kata dia.

Terkait dengan penurunan harga TBS, Ujang berharap petani pekebun tetap optimistis dan tidak mengurangi produktivitas kebun sawitnya.

Ujang mengharapkan kelapa sawit yang salah satu komoditas unggulan subsektor perkebunan, mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.

"Kita terus dorong pekebun agar meningkatkan kualitas, produksi dan produktivitas kebun kelapa sawit mereka. Potensi kita sangat besar," kata dia.



Sumber: ANTARA