Polsek Daha Selatan Diserang, Satu Polisi Tewas

Polsek Daha Selatan Diserang, Satu Polisi Tewas
Sebuah pos polisi terbakar saat pengunjuk rasa terlibat bentrok dengan aparat pada aksi massa 22 Mei terkait hasil Pemilihan Presiden 2019, di kawasan Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Rabu malam, 22 Mei 2019. (Foto: ANTARA FOTO/Risky Andrianto)
Farouk Arnaz / HS Senin, 1 Juni 2020 | 11:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Teror menimpa Polsek Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan (Kalsel) Senin (1/6/2020) pukul 02.15 WIB dini hari tadi.

Di hari lahir Pancasila ini, Brigadir Leonardo yang berada di ruang SPKT Polsek menjadi sasaran sekelompok pelaku dan ditemukan tewas dengan luka bacokan samurai.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes M Rifai membenarkan penyerangan tersebut. Motif kelompok pelaku dan identitas pelaku yang tewas masih didalami.

“Kejadiannyanya betul dan mohon waktu, kami masih di tempat kejadian perkara untuk pendalaman,” kata Rifai singkat.

Rifai belum mengamini saat ditanya apakah serangan ini bermotif terorisme dan dilakukan oleh simpatisan ISIS.

Informasinya pelaku memang mengklaim sebagai suporter ISIS sebab ditemukan bendera berlogo ISIS. Juga ada catatan yang mengataskan mereka memerangi thoghut dan mengaku sedang berjihad.

Selain menyerang anggota, pelaku juga sempat membakar mobil patroli milik Polsek sebelum akhirnya ada yang dilumpuhkan oleh anggota polisi yang lain dan ada yang melarikan diri.

Anggota polisi yang lain itu adalah Bripda M Azmi dan Brigadir Sahat yang awalnya berada di ruang Reskrim karena mendengar keributan di ruang SPKT. Mereka berdua juga sempat diserang pelaku.



Sumber: BeritaSatu.com