Tewas, Pelaku Penyerang Polsek Daha Selatan, Kalsel, Mengaku Bernama Abdul Rahman

Tewas, Pelaku Penyerang Polsek Daha Selatan, Kalsel, Mengaku Bernama Abdul Rahman
Ilustrasi terorisme. (Foto: ist)
Farouk Arnaz / JEM Senin, 1 Juni 2020 | 12:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pelaku yang menyerang Polsek Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Senin (1/6/2020) pukul 02.15 WITA dini hari tadi akhirnya tewas.

Polisi mendalami identitas pelaku yang membawa catatan di kertas dan mengaku bernama Abdul Rahman itu. Densus 88/Antiteror tengah melakukan pelacakan.

“Pelakunya meninggal dunia. Mohon waktu kita masih di TKP (tempat kejadian perkara) untuk pendalaman,” kata Kabid Humas Polda Kalsel Kombes M Rifai saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (1/6/2020).

Seperti diberitakan di hari lahir Pancasila ini, Brigadir Leonardo Latipapua yang berada di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) PolsekDaha Selatan menjadi sasaran pelaku dan ditemukan tewas dengan luka bacokan samurai.

Berdasarkan kronologis kejadian yang diterima Beritasatu.com pada saat kejadian ada tiga anggota Polsek Daha Selatan yang melaksanakan piket jaga malam.

Mereka adalah mendiang Leonardo (Ka SPKT III), Brigadir Djoman Sahat Manik Raja, dan Bripda M Azmi. Sekitar pukul 02.15 WITA Bripda Azmi mendengar keributan di ruang SPKT.

Pada saat kejadian, Azmi berada di ruang unit Reskrim. Kemudian Azmi mendatangi ruangan SPKT dan melihat korban mengalami luka bacok.

Azmi lalu mendatangi Kanit Intel Brigadir Sahat untuk minta tolong dan bersama-sama mendatangi ruang SPKT. Di sini pelaku sempat mengejar keduanya dengan samurai.

Sahat sempat meminta pelaku untuk menyerah namun dia tidak mau menyerah sehingga dilakukan tindakan tegas dengan menembak pelaku.

Pelaku sempat dibawa ke RSUD Hasan Basry Kandangan namun akhirnya tewas.

Dalam catatannya, pelaku mengklaim sebagai suporter ISIS dan mengklaim memerangi thoghut dan mengaku sedang berjihad.

Polisi kini meningkatkan pengamanan markas untuk mengantisipasi serangan susulan sebab diduga pelaku tidak beraksi sendiri.

 



Sumber: BeritaSatu.com