Mendagri: Pancasila Jadi Kekuatan Bangsa Hadapi Covid-19

Mendagri: Pancasila Jadi Kekuatan Bangsa Hadapi Covid-19
Tito Karnavian. (Foto: Antara)
/ CAH Senin, 1 Juni 2020 | 20:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai Pancasila sebagai dasar ideologi negara Indonesia memiliki nilai-nilai yang menguatkan kita sebagai bangsa antara lain persatuan, solidaritas dan gotong royong yang dibutuhkan dalam menghadapi pandemik global Covid.

"Pandemik ini adalah momentum untuk menekankan pentingnya nilai Pancasila. Ini ujian terhadap kesatuan kita sebagai satu bangsa," ujar Tito di Jakarta, Senin (1/6/2020).

Tito mengatakan pandemik Covid-19 merupakan kejadian luar biasa dengan tingkat penyebaran terluas dalam sejarah umat manusia yakni hanya dalam waktu 5 bulan, sekurangnya 216 negara telah terjangkit virus tersebut. Sementara, Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah mengalami pandemik wabah yang terjadi di setiap provinsi pada saat yang bersamaan.

Baca Juga: Ini Aturan New Normal dari Kementerian Dalam Negeri untuk Pemda

"Kita terbiasa dengan demam berdarah, malaria, kolera dan cacar, tapi tidak pernah terjadi secara nasional serempak karena biasanya hanya terjadi infeksi lokal, bukan serempak seluruh negara terdampak dan terpapar," tutur dia.

Menurut Tito, negara yang berhasil keluar dari pandemik Covid-19 adalah negara yang memiliki persatuan dan kesatuan serta solidaritas yang kuat, mulai dari pemerintah sampai masyarakat tingkat bawah.

"Kita menghadapi musuh yang sama, kita harus kompak, tidak boleh saling menyalahkan antara pemerintah pusat dan daerah. Elemen masyarakat harus kompak, jangan mengalahkan karena ini akan melemahkan sedangkan bangsa yang kompak yang akan bertahan," ujar dia.

Baca JugaPresiden: Pancasila Tumbuhkan Daya Juang Hadapi Tantangan Pandemi

Pandemik menurut dia merupakan ujian bagi Indonesia sebagai negara, bukan hanya ujian bagi pemerintah pusat maupun daerah.

Tito mendorong agar pandemik tersebut bisa dijadikan momentum untuk membuktikan kesaktian Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

"Pancasila baru akan teruji, benar-benar sakti saat kita tetap utuh, bersatu dalam kebersamaan dan tidak goyah dalam menghadapi Covid-19," ucap Tito.

Baca JugaJokowi Ajak Pusat dan Daerah Bantu Rakyat Terdampak Covid-19

Tito menyadari saat ini krisis kesehatan akibat Covid-19 telah berdampak pada krisis ekonomi dan keuangan, pendapatan negara menurun dan tingkat PHK di masyarakat meningkat, namun ia ingin menguatkan bangsa Indonesia agar jangan sampai terjadi krisis sosial.

"Kita harus tetap bersatu dengan memegang asas Pancasila. Pada hari kelahiran Pancasila ini, kita bisa membuktikan bahwa Pancasila itu sakti dan Indonesia tidak terpecah di tengah pandemik global ini," ujarnya.



Sumber: ANTARA