Kepala Daerah Diingatkan Perbaikan Data Agar Bansos Tepat Sasaran

Kepala Daerah Diingatkan Perbaikan Data Agar Bansos Tepat Sasaran
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat melantik Dian Kristiandi sebagai Bupati Jepara, di Semarang, Selasa (2/6/2020). (Foto: Istimewa)
Stefi Thenu / LES Selasa, 2 Juni 2020 | 13:38 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta kepala daerah di wilayahnya untuk melakukan perbaikan data, terkait pembagian sejumlah bantuan dari pemerintah. Beberapa bantuan tidak tepat sasaran karena persoalan akurasi data.

"Integrasi data yang dimiliki harus dilakukan. Sekarang perlu ada data integrator untuk itu, kami siap membantu. Kalau data dimiliki, maka bantuan akan terukur dengan baik dan betul-betul tersalurkan pada mereka yang berhak. Saya minta pak bupati dan wali kota segera mengoptimalkan itu, meminta Dinsosnya bekerja ekstra untuk perbaikan data," tegas Ganjar, saat melantik Dian Kristiandi sebagai Bupati Jepara.

Plt Bupati Jepara itu akan melanjutkan tugas sebagai pucuk pimpinan di Bumi Kartini hingga masa pengabdian selesai pada 2022 mendatang.

Pelantikan Dian Kristiandi dilakukan secara sederhana di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Selasa (2/6/2020). Pelantikan dipimpin langsung oleh Ganjar Pranowo dengan dihadiri beberapa pejabat dan penerapan protokol kesehatan yang ketat dengan jaga jarak, pakai masker dan pengecekan suhu tubuh.

Dalam pelantikan itu, Gubernur Jateng meminta Dian untuk langsung tancap gas bekerja. Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di Jepara, khususnya terkait perbaikan data.

"Perbaikan data menjadi wajib saat ini. Apalagi, di tengah pandemi ini terlihat bagaimana data kita masih belum optimal," kata Ganjar.

Selain soal data, Ganjar juga meminta Kabupaten Jepara untuk menyiapkan atau berlatih menerapkan normal baru. Meski belum diterapkan di Jawa Tengah, namun pelatihan diperlukan agar masyarakat terbiasa.

"Kita harus siapkan betul segala aspeknya, mulai jaring pengaman sosial, jaring pengaman ekonomi dan lainnya. Anggaran hasil refocusing juga harus benar-benar digunakan sesuai kebutuhan di wilayahnya," tegasnya.

Persiapan normal baru di bidang ekonomi juga harus dilakukan. Apalagi, Jepara merupakan salah satu daerah yang memiliki pertumbuhan ekonomi sangat bagus di Jawa Tengah.

“Maka silahkan industri ya ditata, relasi dengan buruh dibangun dengan baik serta penerapan protokol kesehatan yang ketat di perusahaan. Pesan terakhir saya, jaga integritas," tandasnya.

Dian Kristiandi berjanji menyelesaikan persoalan perbaikan data di Jepara. Berbagai upaya akan dilakukan termasuk mengoptimalkan peran dinas sosial di tempatnya bekerja.

"Kami juga akan segera menggenjot persiapan normal baru di Jepara sesuai arahan pak dubernur. Tak hanya di dunia industri, namun di tempat ibadah, sekolah dan tempat publik lain juga akan kami siapkan agar kesadaran masyarakat untuk tertib dalam melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat," tegasnya.

 



Sumber: BeritaSatu.com