Kapolda Papua Dukung Kebijakan Presiden Tentang Normal Baru

Kapolda Papua Dukung Kebijakan Presiden Tentang Normal Baru
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw. (Foto: Suara Pembaruan / Robert Isidorus)
Robert Isidorus / JAS Selasa, 2 Juni 2020 | 18:24 WIB

Jayapura, Beritasatu.com - Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, mengaku mendukung kebijakan presiden Joko Widodo terkait rencana penerapan normal baru atau new normal di sejumlah provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

New normal adalah sebuah perubahan pada masyarakat, jadi tidak seperti dulu lagi bebas ke mana-mana. Masyarakat akan beraktivitas dengan normal untuk memenuhi kebutuhan ekonominya, namun harus mengikuti protokol kesehatan, wajib menggunakan masker, menjaga jarak, selalu mencuci tangan, menerapkan hidup bersih, itulah perubahan,” ujar Kapolda Papua, Selasa (2/6/2020).

Kapolda Papua mengaku, dirinya akan mendorong penerapan new normal di Papua pada saat melakukan rapat dengan Forkopimda pada tanggal 04 Juni mendatang.

“Kita akan dorong dalam pembahasan tanggal 4 Juni nanti. Apakah akan diberlakukan atau tidak kita tunggu keputusan Pemerintah Provinsi Papua,” ujar Kapolda Papua.

Kapolda Papua menuturkan, salah satu alasan dirinya mendorong penerapan normal baru di Provinsi Papua karena hingga saat ini angka kematian akibat virus corona lebih kecil dibanding epidemi penyakit lain yang ada di Pselama ini.

“Tingkat kematian dibanding penyembuhan jauh lebih tinggi penyembuhan. Tinggal bagaimana disiplin dari masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan yang sudah diinstruksikan oleh pemerintah,” imbuh Paulus Waterpauw.

“Selain itu di Papua ini, penyakit epidemi yang selama ini sudah ada di Papua ini jauh lebih terasa tingkat kematiannya dibanding virus corona. Beberapa dokter menyampaikan bahwa dalam satu hari bisa 2-3 orang meninggal akibat epidemi penyakit yang sudah ada. Sementara virus corona baru 12 orang dalam rentan waktu tiga bulan. Artinya kemampuan kita secara imunitas sudah ada untuk menjaga,” ungkap Kapolda Papua.

Kapolda Papua juga tetap mengimbau masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah untuk menekan penyebaran virus corona.

“Sampai saat ini belum ada vaksinnya. Oleh karena itu kita minta warga untuk disiplin dalam mengikuti protokol kesehatan yakni menjaga jarak, cuci tangan, gunakan masker dan instruksi lainnya,” ucapnya.



Sumber: BeritaSatu.com