Tiga Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Tiga Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19
Pedagang Terpapar Covid-19, Pasar Kobong Semarang Ditutup (Foto: Youtube.com/BeritaSatu / BSTV)
Stefi Thenu / JEM Selasa, 2 Juni 2020 | 20:20 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Tiga orang pejabat di Pemerintah Kota Semarang, yakni seorang kepala dinas, camat dan sekretaris kecamatan (sekcam), dinyatakan positif Covid-19.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengatakan, ketiganya dimungkinkan tertular saat mereka melakukan kegiatan selama pandemi.

“Ini yang dinamakan OTG (orang tanpa gejala). Ekses dari kegiatan yang bersangkutan. Mungkin tertular saat melakukan tindakan, mengakibatkan yang bersangkutan Covid-19,” ungkap Hendi, Selasa (2/6/2020).

Hendi menuturkan, ketiga pejabat tersebut dalam kondisi sehat, namun saat dilakukan test mereka dinyatakan positif. Bahkan, dari penelusuran, anggota keluarganya pun ada yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Pihaknya terus memotivasi tiga pejabat yang positif tersebut. Saat ini, mereka tengah menjalani karantina.

“Dua orang memilih karantina di rumah. Ada satu karantina di rumah sakit,” tambahnya.

Pemerintah Kota Semarang pun langsung melakukan tracing terhadap para pejabat lingkungan Pemkot Semarang.

Petugas Dinas Kesehatan Kota Semarang langsung melakukan swab test terhadap 250 pejabat eselon 2 dan 3.

“Hari ini kami lakukan swab eselon 2 dan 3, sebanyak 250 orang. Namanya juga berinteraksi bekerja. Kalau ada satu dua yang infonya positif, lainnya terdeteksi. Mudah-mudahan yang lain tidak ada yang positif. Cukup tiga orang saja. Kalau ada, kami segera lakukan upaya,” paparnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam mengatakan, tiga pejabat Pemkot Semarang yang tertular virus corona tersebut ada yang telah ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pengawasan (ODP).

Sementara, hasil swab test yang baru saja dilakukan kepada 250 pejabat eselon 2 dan 3, baru akan diketahui tiga hari mendatang.



Sumber: BeritaSatu.com